Seorang Petugas Balai Benih Ikan Meninggal Akibat Tenggelam di Pessel

Seorang petugas Balai Benih Ikan Provinsi Sumbar wilayah Sungai Nipah meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Sungai Nipah,

Petugas BPBD Pessel berupaya melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam di Pantai Sungai Nipah. [foto: BPBD Pessel]

Langgam.id – Seorang petugas Balai Benih Ikan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) wilayah Sungai Nipah meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Sungai Nipah, Kecamatan Pantai IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, pada Kamis (11/5/2023) pagi.

Kejadian naas tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB. Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal membenarkan insiden naas tersebut yang memakan korban.

Menurutnya, kejadian itu murni kecelakaan. Doni mengungkapkan kejadian itu berawal dari dua petugas yang sedang bekerja memberikan makan ikan di keramba mengunakan perahu kecil yang berjarak sekitar 200 meter dari bibir pantai.

Saat itu, katanya, kedua petugas sudah mengikat perahu yang ia pakai untuk ke lokasi keramba. Namun terangnya, ikatan di perahu itu lepas yang membuat dua petugas tersebut mengejar perahunya yang semakin menjauh pergi.

“Setelah perahu yang diikat dekat keramba lepas, kedua petugas mengejar perahunya dengan berenang. Tapi perahu semakin menjauh yang mengakibatkan satu orang meninggal dan satu lagi selamat berkat dibantu nelayan yang kebetulan lewat di sana,” katanya saat dihubungi langgam.id, Kamis, (11/5/2023).

Lebih lanjut, Doni menjelaskan, korban sendiri bernama Darma Putra Utama yang berasal dari Kasang Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Ia menambahkan, bahwa saat evakuasi korban, BPBD dibantu oleh tim gabungan yang berasal dari Polri, pihak Kenagarian Pessel dan masyarakat sekitar.

Ia menghimbau masyarakat untuk berhati-hati ke depan. Menurutnya cuaca di Sumbar sampai Juni masi ekstrem.

“Untuk masyarakat tentu kita harapkan lebih waspada lagi dan melihat situasi aman saat melaut. Karena diperkirakan kedepan cuaca masih agak ekstrem,” ujarnya. (yki)

Baca Juga

Gubernur Mahyeldi Ansharullah beserta istri saat melayat ke rumah duka almarhum Syaiful Bahri (Pung) di Jalan Koto Baru No: 14 A, Kelurahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026). (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri Meninggal Dunia, Gubernur Mahyeldi: Beliau Penuh Dedikasi!
Korban Terseret Ombak di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal
Korban Terseret Ombak di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal
Langgam.id-tenggelam
Mahasiswa ISI Padang Panjang Hilang Terseret Arus di Pessel, Pencarian Masih Dilakukan
Pergi Memancing, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Muaro Lasak Padang
Pergi Memancing, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Muaro Lasak Padang
Pejalan Kaki Tertabrak Kereta di Depan UNP, Sempat Dibawa ke RS Lalu Meninggal
Pejalan Kaki Tertabrak Kereta di Depan UNP, Sempat Dibawa ke RS Lalu Meninggal
Selama 7 Bulan Terakhir, 13 Orang Meninggal di Jalan Solok 
Selama 7 Bulan Terakhir, 13 Orang Meninggal di Jalan SolokÂ