Semua Toko di Pasar Raya Padang Boleh Buka, Pemko Perketat Pengawasan Selama PSBB Tahap III

PSBB Tahap III Pasar Raya

Rompi untuk pelanggar PSBB di Kota Padang. (Irwanda/Langgam.id

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang akan memperketat pengawasan pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III, mengingat kasus baru Covid-19 di ibukota Sumatra Barat masih tinggi. Terutama dari klaster Pasar Raya Padang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar mengatakan pengetatan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Satpol PP, tetapi juga dilakukan bersama personil TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan. Petugas, imbuhnya, juga akan mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.

“Sudah bergabung (petugas pengawasan) di dua cek poin yang ada di Bundaran dan yang di dekat Raya Teater lama,” katanya, Sabtu (30/5/2020).

Andre menyebutkan selama masa PSBB tahap III, semua toko boleh dibuka, tetapi harus mengikuti protokol kesehatan. Hal itu merupakan persiapan menuju konsep kehidupan new normal, setelah PSBB berakhir nantinya.

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pasar Raya akan diawasi oleh petugas agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Semua harus memakai masker, memakai sarung tangan, menjaga jarak, mencuci tangan, dan bagi yang memiliki suhu badan tinggi tidak boleh masuk,” katanya.

Sehingga, sebutnya, dengan tetap ada aktivitas maka roda ekonomi tetap bergerak, tetapi protokol kesehatan dan kedisiplinan masyarakat ditingkatkan.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. Termasuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap memiliki imun tubuh yang kuat.

Adapun, sebanyak 1.759 pedagang dan masyarakat yang masuk dalam klaster Pasar Raya Padang sudah dilakukan tes swab dengan hasilnya 222 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Total pengambilan swab sejak awal mencapai 1.759 orang. Ditemukan 222 positif corona, Mereka diisolasi di lokasi yang sudah disediakan pemerintah, dan ada juga isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan,” ujar Andre. (Rahmadi/HF)

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang