Sempat Tertunda, Pengecatan Kota Tua Padang Diperkirakan Rampung 3 Bulan Lagi

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengecatan Kota Tua Padang sempat molor, ditargetkan selesai tiga bulan lagi.

Langgam.id – ‘Mempercantik’ Kota Tua Padang dengan men-cat sejumlah bangunan masih dikerjakan, dan diperkirakan akan rampung tiga bulan lagi.

Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Padang, Raju M. Chaniago mengatakan, awalnya, pengecatan Kota Tua Padang itu dutargetkan rampung awal tahun 2022.

“Targer awal kita itu awal tahun, tapi karena ada beberapa kendala, jadinya tertunda. Hingga Desember 2021, itu baru empat gedung yang dicat,” ujar Raju kepada Langgam.id, Selasa (1/2/2022).

Menurut Raju, jumlah gedung yang akan dicat di Kota Tua itu sebanyak 20 gedung.

Pengecatan gedung-gedung itu, kata Raju, dilakukan Dinas Pekrjaan Umum dan Perumahan Rakyak (PUPR) Padang.

Lalu, untuk cat yang digunakan, lanjut Raju, sebanyak 6.000 liter, yang merupakan bantuan dari PT. ICI Paints Indonesia, Dulux.

Dijelaskan Raju, pengecatan bangunan bersejarah di Padang itu baru tahap awal, dan ada rencana akan dilanjutkan. “Nanti akan ada tahapan lanjutan dan penataan lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, ‘mempercatik’ kawasan Kota Tua, agar semakin menarik wisatawan yang berkunjung ke Padang.

“Semoga kawasan ini selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan banyak kunjungan wisatawan ke Padang, tentu memberikan multi efek bagi kita, terutama di sektor perdagangan dan perekonomian masyarakat,” ujar Hendri, Minggu (23/12/2022).

Sejatinya, kata Hendri, tujuan utama Kota Tua Padang dicat, agar kawasan itu terlihat indah dan menarik. Nantinya, setiap pengunjung akan merasakan kembali suasana kota tua tempo dulu di lokasi itu.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Hendri Septa ‘Mempercantik’ Kota Tua Padang

“Dengan konsep ini, pengunjung akan merasakan kembali masa lalu. Karena kita tahu, destinasi wisata yang disukai wisatawan saat ini adalah destinasi seperti itu,” katanya. (Nandito Putra)

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Warga melintas digenangan banjir yang melanda jalan utama di kawasan Arai Pinang. (Foto: Istimewa)
Arai Pinang Lubuk Begalung Banjir, Ganggu Akses Warga Menuju Kompleks 
Genangan banjir di Jalan Raya Indarung. (Foto: Istimewa)
Jalur 2 Indarung Sempat Digenangi Air Setinggi 40 Sentimeter 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Ilustrasi Beras. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)
Harga Komoditas di Padang 13 Mei 2026: Beras Anak Daro Rp19.500/Kg, Cabai Rawit Merah Kian Pedas
Kondisi salah satu minibus ringsek saat kecelakaan beruntun di Padang. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)
Pakar Sorot Kecelakaan Maut di Padang Besi, Singgung Lemahnya Pengawasan dan Desak Pemisahan Lajur Kendaraan
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah