Langgam.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat selama Semester I 2026 mencapai 37.170 kunjungan. Jumlah tersebut turun 13,86 persen dibandingkan periode Januari–Juni 2025 yang mencapai 43.152 kunjungan.
Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat, Nurul Hasanudin, mengatakan penurunan kunjungan wisman masih menjadi salah satu catatan perkembangan sektor pariwisata Sumatera Barat pada paruh pertama 2026.
Pada Juni 2026 sendiri, jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tercatat sebanyak 7.078 kunjungan. Angka tersebut turun 8,28 persen dibandingkan Mei 2026 yang berjumlah 7.717 kunjungan dan turun 17,90 persen dibandingkan Juni 2025 yang mencapai 8.621 kunjungan.
Malaysia masih menjadi negara asal wisatawan terbanyak dengan 26.108 kunjungan selama Januari–Juni 2026. Selanjutnya disusul Australia sebanyak 1.465 kunjungan, Singapura 904 kunjungan, Amerika Serikat 633 kunjungan, Prancis 416 kunjungan, Inggris 282 kunjungan, Tiongkok 241 kunjungan, Spanyol 220 kunjungan, Selandia Baru 165 kunjungan, dan Afrika Selatan 113 kunjungan.
“Dari sepuluh negara asal wisman pada Juni 2026, peningkatan bulanan tertinggi terjadi pada wisatawan asal Afrika Selatan yang naik 325 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Nurul Hasanudin dalam Berita Resmi Statistik dikutip, Kamis (6/8/2026).
Di sisi lain, sektor pariwisata Sumatera Barat masih ditopang oleh meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Selama Januari–Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus tujuan Sumatera Barat mencapai 12,15 juta perjalanan atau meningkat 0,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus tercatat sebanyak 2.080.998 perjalanan atau naik 3,83 persen dibandingkan Mei 2026. Kota Padang masih menjadi tujuan utama wisatawan nusantara dengan 469.510 perjalanan, disusul Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Padang Pariaman.
BPS juga mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat pada Juni 2026 mencapai 52,16 persen, meningkat 6,84 persen poin dibandingkan Juni 2025. Sementara rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang tetap berada di angka 1,24 malam.
Menurut Nurul Hasanudin, meski kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan pada Semester I 2026, peningkatan perjalanan wisatawan nusantara dan membaiknya tingkat hunian hotel menunjukkan aktivitas sektor pariwisata di Sumatera Barat masih tumbuh. (HER)






