Semangati Sekolah Swasta Tingkatkan Kualitas, Gubernur Sumbar: Sejauh Apapun Akan Dicari

Pemko Bukittinggi resmi menerbitkan aturan lima hari aktif sekolah untuk pelajar PAUD, SD, dan SMP. Aturan dimulai 4 September 2023 ini.

Ilustrasi - sekolah. (Gambar: pixabay.com)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi menyemangati dan memotivasi sekolah swasta untuk meningkatkan kualitas. Bila sekolah berkualitas, sejauh apapun akan tetap dicari orang. Keunggulan kualitas pendidikan, menurutnya, dapat menjadi magnet bagi sekolah swasta untuk bisa berdaya dan bersaing dengan sekolah negeri dalam menarik siswa.

Gubernur menyampaikan hal tersebut ketika meresmikan pembangunan komplek Perguruan SMP IT Qurrata A’Yun, Jumat (25/6/2021). Sekolah ini terletak di Jorong Bulakan, Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

“Kunci pendidikan adalah keunggulan yang berkualitas. Apapun dan sejauh apapun lokasi sekolah, asal memiliki keunggulan dan berkualitas maka akan dicari orang,” katanya, sebagaimana dirilis Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sumbar, Sabtu (26/6/2021).

Gubernur mengatakan, sekolah swasta memiliki ruang sangat luas untuk menghasilkan mutu dan keunggulan yang lebih baik daripada sekolah negeri. Hal ini karena sekolah swasta dapat menentukan target pendidikan bersama dengan orang tua murid.

“Pemerintah provinsi mengapresiasi perguruan SMPIT Qurrata A’Yun Batusangkar telah ikut memajukan dunia pendidikan di Sumbar,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, sekolah swasta tidak memiliki hambatan dalam berinovasi mengelola mutu pendidikan di sekolahnya, selama menyetujuinya bersama dengan orang tua siswa.

Saat ini banyak orang tua yang memiliki kemampuan secara finansial. Mereka menginginkan pendidikan terbaik bagi anaknya meskipun harus berbiaya lebih. Hal ini adalah peluang bagi sekolah swasta yang memiliki kualitas. “Orang yang mampu secara finansial akan memilih sekolah yang berkualitas meskipun statusnya swasta,” katanya.

Untuk pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat, menurutnya, pemerintah sudah memberikan pendidikan gratis pada sekolah negeri. Hal itu sebagai wujud tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Keunggulan

Menurut gubernur, sekolah yang mengedepankan nilai-nilai Islam memiliki keunggulan tersendiri di mata masyarakat Sumbar. Hal ini karena falsasah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (Adat bersendi agama) yang hidup di tengah masyarakat Sumbar.

Pendidikan, lanjut gubernur, juga bisa menjadi pendorong bagi pertumbuhan suatu kawasan sehingga dapat meningkatkan perekonomian di suatu wilayah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar Riswandi menilai, kedatangan gubernur sebagai bentuk kepedulian terhadap bidang pendidikan dan masa depan generasi muda ke depan.

“Pemerintah Tanah Datar, memberikan apresiasi pada keperguruan Qurrata A’yun yang telah mendukung pemerintah dalam memfasilitasi pendidikan bagi anak bangsa,” katanya.

Arif Zunzulmaizal, perwakilan yayasan mengucapkan terima kasih karena gubernur karena telah meluangkan waktu menghadiri peresmian komplek perguruan SMPIT Qurrata A’Yun Batusangkar.

Menurutnya pembangunan tersebut mendapatkan dukungan dari seluruh jajaran pemerintah hingga masyarakat. Ia menjelaskan, yayasan tersebut didirikan oleh Dr. Nasrullah pada 1991 dan hingga saat ini telah berkembang dari unit Paud, SD, dan SMP dengan total murid  1192 orang. Saat ini yayasan sedang membangun SMP IT dan asrama dengan daya tampung 600-700 siswa.

“Harapan kami dengan dukungan pemerintah dan stakeholder,  kita yakin pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik. Rencana mulai Januari akan mulai digunakan untuk pendidikan dan asrama putra,” katanya.

Yayasan Qutoota Ayun menargetkan pada tahun 2023 juga akan membangun Madrasah Aliyah untuk menampung anak-anak didik di tingkat SLTA. (*/Rahmadi/SS)

Baca Juga

Muhammad Nur, Pengawas Madrasah Kota Padang. (Dok. Pribadi)
Semangat Berkurban dan PR Inklusi Kepala Madrasah
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir