Sejumlah Bus Tak Bisa Melintas, Imbas As Roda Truk Patah di Tikungan Sitinjau Lauik

Sejumlah Bus Tak Bisa Melintas, Imbas As Roda Truk Patah di Tikungan Sitinjau Lauik

Sejumlah bus tertahan tidak bisa melintas di tikungan Panorama I Sitinjaun Lauik. (Foto: Grup WA Info Sitinjau Lauik)

Langgam.id – Sejumlah bus berdimensi panjang, termasuk milik perusahaan otobus NPM tidak bisa melintasi tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Rabu (20/5/2026). Hal ini imbas mogoknya satu unit truk karena as roda patah.  

Bus dari arah Solok tersebut kini tertahan di badan jalan. Dari video yang beredar yang dilihat Langgam.id, cukup banyak unit bus yang berhenti. Mulai bus pariwisata hingga AKAP (antar kota antar provinsi). 

“Bus tidak berani turun (arah Padang) karena bodi ekor busnya  kandas ke aspal,” ujar Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra kepada Langgam.id, Rabu (20/5/2026). 

Kandasnya bodi ekor bus diakibatkan penyempitan di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. Sebab, truk yang alami as roda patah persis mogok dan melintang di tikungan. 

Dimensi truk juga panjang. Sehingga membuat bus-bus atau kendaraan besar sulit bermanuver di tikungan. Dari video yang beredar, antrean kendaraan mulai terjadi, mulai kendaraan dari arah Kota Padang maupun Kabupaten Solok.  

Wildan menyebutkan, upaya penguraian arus lalu lintas terus dilakukan kepolisian di lapangan. Sistem buka tutup diberlakukan.  

“Buka tutup seperti biasa. Kami prioritaskan mana yang padat agar (antrean kendaraan) cepat terurai,” ungkapnya. (WAN) 

Baca Juga

As Roda Truk Patah di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
As Roda Truk Patah di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah
Sumbar Mulai Deteksi Trauma Kekerasan Anak Sejak Hari Pertama Sekolah
ilustrasi pelecehan seksual
Alasan Bungkamnya Anak Korban Kekerasan, Masyarakat Harus Peduli
Kekerasan Seksual dan Psikis Bayangi Anak-anak Sumbar, Dharmasraya hingga Padang Pariaman Tertinggi
Kekerasan Seksual dan Psikis Bayangi Anak-anak Sumbar, Dharmasraya hingga Padang Pariaman Tertinggi
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
KPAI Soroti Lonjakan Kekerasan Anak di Sumbar, Lingkungan Terdekat Jadi Ancaman