Sejak Kemarin, Gunung Marapi Sumbar Meletus Sebanyak 45 Kali

Sejak Kemarin, Gunung Marapi Sumbar Meletus Sebanyak 45 Kali

Erupsi Gunung Marapi. (Foto: Adi Prima for Langgam)

Langam.id – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Sumatera Barat mencatat Gunung Marapi meletus sebanyak 45 kali mulai dari Minggu 3 Desember 2023 hingga 4 Desember 2023.

“Dari mulai erupsi sejak 3 Desember 2023 pukul 14.54 sampai 23.59 terekam 36 kali letusan. Kemudian 4 Desember 2023 dari 00.00 hingga pukul 06.00 WIB terekam 9 kali letusan,” kata Petugas Pemantau Gunung Merapi, Ahmad Rifandi.

Lanjutnya saat ini Marapi berada Level II (Waspada) dan masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah atau puncak.

Ia mengatakan, pada hari ini ketinggian kolom abu belum bisa teramati karena tertutup awan.

“Apabila beraktivitas diluar luar ruanggan gunakan masker, kacamata serta topi. Diharapkan kepada semua masyarakat tidak menyebarkan berita bohong,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari website magma.esdm, erupsi terjadi pada hari Minggu, 03 Desember 2023, pukul 14:54 WIB.

Tinggi kolom letusan teramati sekitar 3000 m di atas puncak atau sekitar 5891 m di atas permukaan lau

Sejak Kemarin, Gunung Marapi Sumbar Meletus Sebanyak 45 Kali

Langam.id – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Sumatera Barat mencatat Gunung Marapi meletus sebanyak 45 kali mulai dari Minggu 3 Desember 2023 hingga 4 Desember 2023.

“Dari mulai erupsi sejak 3 Desember 2023 pukul 14.54 sampai 23.59 terekam 36 kali letusan. Kemudian 4 Desember 2023 dari 00.00 hingga pukul 06.00 WIB terekam 9 kali letusan,” kata Petugas Pemantau Gunung Merapi, Ahmad Rifandi.

Lanjutnya saat ini Marapi berada Level II (Waspada) dan masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah atau puncak.

Ia mengatakan, pada hari ini ketinggian kolom abu belum bisa teramati karena tertutup awan.

“Apabila beraktivitas diluar luar ruanggan gunakan masker, kacamata serta topi. Diharapkan kepada semua masyarakat tidak menyebarkan berita bohong,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari website magma.esdm, erupsi terjadi pada hari Minggu, 03 Desember 2023, pukul 14:54 WIB.

Tinggi kolom letusan teramati sekitar 3000 m di atas puncak atau sekitar 5891 m di atas permukaan laut. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Cetak Gol di Waktu Tambahan, Semen Padang FC vs PSMS Medan Imbang
Cetak Gol di Waktu Tambahan, Semen Padang FC vs PSMS Medan Imbang
Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia pada Rabu (8/10/2025). Sekolah Garuda
Kabut Asap, Pemkab Agam Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober
OJK Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Usai MSCI Evaluasi Status Indonesia
OJK Lanjutkan Reformasi Pasar Modal Usai MSCI Evaluasi Status Indonesia
Babak Pertama, Semen Padang FC vs PSMS Medan Berakhir Imbang Tanpa Gol
Babak Pertama, Semen Padang FC vs PSMS Medan Berakhir Imbang Tanpa Gol
Ilustrasi Karhutla
Meski Nihil Titik Panas, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla di Sumbar Justru Meningkat
Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV
Sekdaprov Sumbar Buka Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks dan Vaksinasi HPV