Segera Tunaikan Utang Puasa Ramadan Lalu, Simak Aturannya

Masjid di Padang Panjang, puasa ramadan

Ilustrasi - Masjid. (Gambar: Rene Rauschenberger/pixabay.com)

Langgam.id - Puasa Ramadan merupakan kewajiban muslim tiap tahunnya. Dilaksanakan dalam satu bulan penuh. Namun beberapa kondisi justru membuat seseorang tidak dapat memenuhi jumlah hari puasanya.

Beberapa halangan yang membuat seseorang tidak bisa menunaikan puasa. Seperti sakit, karena dalam perjalanan jauh, atau perempuan haid maupun nifas.

Untuk keadaan itu, Allah beri kompensasi dengan mengganti puasa atau membayar fidyah. Lebih tegas Allah jelaskan dalam firmannya surat Al Baqarah ayat 184 yang berbunyi,

Artinya, "(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Dilansir dari Tempo.co, kewajiban mengganti puasa pun ada aturannya. Berdasarkan ikhtisar dari Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 28:75-76. Pertama, harus mengganti sebanyak puasa yang ditinggalkan. Jika sebulan meninggalkan puasa, maka diganti sebanyak 30 hari juga. Selanjutnya, puasa saat musim panas dapat diganti pada musing dingin, ataupun sebaliknya.

Qadha atau ganti puasa tidak terikat waktu, boleh ditunda. Dengan catatan tidak melampaui ramadan berikutnya. Kecuali jika memang ada uzur atau halangan untuk berpuasa. Karena jika menunda mengganti puasa hingga lewat ramadhan berikutnya tanpa uzur, maka baginya dosa.

Adapun bagi yang menunda qadha puasa harus mengganti puasanya dan membayar fidyah, yaitu memberi makan kepada fakir miskin sebanyak hari puasa yang ditinggalkannya. Diutamakan membayar fidyah terlebih dahulu kemudian mengqadha’ puasa.

Fidyah yang dimaksud adalah memberikan makan seorang fakir miskin untuk hitungan satu puasa Ramadan yang ditinggalkan. Penting diketahui juga, makanan yang diberikan mesti cukup untuk makan siang dan malam.(Tempo/Ela)

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Langgam.id - Melakukan perjalanan baik bersama keluarga, teman, maupun pasangan selalu menjadi momen paling menyenangkan.
Ini Manfaat Asuransi Perjalanan untuk Tingkatkan Keamanan Traveling
Gempa Magnitudo 4,5 Dekat Bukittinggi Kagetkan Warga Jelang Sahur
Gempa Magnitudo 4,5 Dekat Bukittinggi Kagetkan Warga Jelang Sahur
Anak sekolah mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup untuk .
Tips Memilih Pangan Jajanan Anak Sekolah yang Aman, Bermutu dan Bergizi
Mata minus dapat menghambat aktivitas, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah permasalahan mata minus pada anak.
3 Cara Mencegah Mata Minus pada Anak
Perhitungan waktu tidur
Perhitungan Waktu Tidur Ini Dapat Digunakan Agar Segar Ketika Bangun Pagi
mengatasi hidung tersumbat
Ini Cara Mudah Mengatasi Hidung Tersumbat