Sebut Bisa Jadi Ancaman, Richi Aprian Minta Awasi Keberadaan WNA di Tanah Datar

Langgam.id - Wabup Tanah Datar, Richi Aprian meminta agar keberadaan WNA di daerah yang ia pimpin diawasi, karena berpotensi menjadi ancaman.

Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian. [Foto: Dok. Prokopim Tanah Datar]

Langgam.id – Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar, Richi Aprian meminta agar keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di daerah yang ia pimpin diawasi, karena berpotensi menjadi ancaman.

Sebagai daerah tujuan wisata, kata Richi, keberadaan WNA di Tanah Datar yang juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tentu tidak sedikit.

“Kunjungan warga asing atau orang asing ke daerah kita bisa saja mendatangkan keuntungan sebagai potensi sumber PAD, namun juga bisa menjadi ancaman terkait paham-paham atau ajaran agama tertentu yang mereka bawa, karena tidak semua orang yang datang tujuannya berwisata,” ujar Richi dikutip dari rilis Prokopim Tanah Datar, Rabu (31/8/2022).

Jadi, sebut Richi, keberadaan tim pengawasan sangat penting untuk mengawasi keberadaan orang asing di Tanah Datar, maka sangat diharapkan sinergitas dari TNI, Polri, Imigrasi dan Pemda untuk dapat melindungi serta mengawasi keberadaan warga asing di Tanah Datar.

“Hal ini juga sekaitan dengan kalender wisata di Tanah Datar, seperti Program Unggulan (Progul) Satu Nagari Satu Event, dengan mulai melandainya Covid-19 tentu akan banyak tamu-tamu yang datang, satu sisi kita menjadi tuan rumah yang baik, sisi lain kita juga harus mampu melindungi diri maupun masyarakat kita dari pengaruh-pengaruh buruk yang mereka bawa,” ucapnya.

Pemkab Tanah Datar, lanjut Richi, secara reguler juga akan mendata keberadaan orang asing di Tanah Datar, baik yang sudah memiliki kartu identitas tetap, maupun kartu identitas sementara.

Baca juga: Hasil Rekaman CCTV, Pelaku Skimming ATM Bank Nagari Diduga WNA

Tidak hanya itu, Richi juga meminta agar warga negara asing harus bisa berbusana dengan menyesuaikan adat dan kebudayaan daerah setempat. “Contohnya saat Pacu Jawi, bagi turis yang datang menggunakan celana pendek, kita kasih kain sarung,” katanya.

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengatakan bahwa di daerah tersebut sudah selesai dibangun 62 unit huntara. Sementara 4 dalam proses
62 Unit Huntara di Tanah Datar Selesai Dibangun, 4 Tahap Pengerjaan
Daftar 5 Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Sumbar
Daftar 5 Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Sumbar
Sebanyak lima orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun di Jalur Padang-Bukittinggi tepatnya di Nagari Panyalaian,
Polisi Ungkap Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer, Pemotor hingga Warga di Warung
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat meninjau lokasi jalan putus di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. (Dok. Istimewa)
Menko AHY Pastikan Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Segera Dikebut Usai Putus Dihantam Galodo!
Sebanyak 195 warga dari 55 KK (kepala keluarga) di Kampung Subarang Luak, Jorong Ladang Laweh, Nagari Batipuh Baruah, Kabupaten Tanah Datar
Akses Putus, 195 Warga Kampung Subarang Luak Tanah Datar Terisolasi
Raker Perbasi, Wabup Ahmad Fadly: Perbasi Tanah Datar Fokus Pembinaan Atlet Muda
Raker Perbasi, Wabup Ahmad Fadly: Perbasi Tanah Datar Fokus Pembinaan Atlet Muda