Sebulan Pasca Galodo, Bupati Tanah Datar Ajukan 22 Usulan ke BNPB

Sebulan Pasca Galodo, Bupati Tanah Datar Ajukan 22 Usulan ke BNPB

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengunjungi BNPB. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Langgam.id – Tepat satu bulan pasca terjadinya bencana alam banjir bandang dan longsor di kabupaten Tanah Datar pada 11 Mei lalu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengunjungi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan menyampaikan sejumlah usulan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesra Arif Gani, Kepala Dinas Kominfo Yusrizal, Kepala Dinas PUPR Ten Feri, Kalaksa BPBD dr Ermon bertujuan untuk menyampaikan kondisi terkini kabupaten Tanah Datar usai masa tanggap darurat selama 28 hari dilaksanakan.

Di kantor pusat BNPB, Eka dan rombongan disambut langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) Rustian didampingi Plt. Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat Yuferryzal.

Eka Putra menjelaskan setelah pemberlakuan masa tanggap darurat selama 28 hari, terhitung sejak tanggal 9 Juni kemarin kabupaten Tanah Datar memasuki masa transisi selama satu tahun lamanya.

“Setelah menutup masa tanggap darurat selama 28 hari, Alhamdulillah seluruh keluarga korban yang belum ditemukan sudah mengikhlaskan, selanjutnya Tanah Datar ditetapkan dalam masa transisi selama satu tahun untuk kembali bangkit pasca bencana yang terjadi,” ujarnya dikutip Rabu (12/6/2024).

Selanjutnya, ia juga memaparkan akibat bencana tersebut selain rumah warga yang rusak dan hanyut, lahan pertanian, infrastruktur seperti jembatan, Irigasi dan fasilitas umum lainnya juga rusak.

“Untuk itu kami hadir saat ini mengajukan proposal bantuan sebanyak 22 usulan yaitu 20 jembatan dan 2 jalan dengan total biaya sebesar Rp 171 miliar. Alhamdulillah dari 22 unit yang kita usulkan telah dilakukan verifikasi oleh BNPB sebanyak 18 unit, InsyaAllah yang 2 unit lagi juga secepatnya dilakukan verifikasi,” ujarnya.

Eka Putra juga sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BNPB, atas pemasangan jembatan Bailey sebanyak 8 unit dan saat ini juga sedang dilakukan pemasangan Early Warning System.

“Saya selaku pimpinan daerah dan mewakili keluarga korban dan masyarakat Tanah Datar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semuanya. Bahkan, ini sejarah bagi kami, karena 28 hari BNPB terus berupaya untuk yang terbaik tanpa mengenal lelah dan bekerja dengan ikhlas,” katanya.

Sementara itu, Sestama BNPB Rustian menyampaikan duka cita atas bencana yang terjadi di Tanah Datar.

“Alhamdulillah semua tim telah bekerja secara optimal. Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran yang telah menangani secara maksimal,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menanggapi atas usulan yang disampaikan Bupati Eka Putra. Menurutnya, dari 22 usulan yang disampaikan 18 usulan sudah di verifikasi dan 2 sisanya masih dalam proses peninjauan.

Rustian juga sampaikan, dalam masa bencana tentu ada plus minus nya, untuk itu atas nama BNPB dan jajaran yang bertugas di lokasi juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan dalam menangani bencana di Tanah Datar. (*/Fs)

Baca Juga

BPBD Sumbar Ajukan Modifikasi Cuaca ke BNPB untuk Tanggani Kabut Asap
BPBD Sumbar Ajukan Modifikasi Cuaca ke BNPB untuk Tanggani Kabut Asap
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
4 Hektare Lahan Terbakar di Tanah Datar, Bakal Dijadikan Ladang Jagung
Diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaaan narkotika jenis sabu, seorang pria berinisial DAY (40) ditangkap Tim Satuan Reserse
Ditangkap Tengah Malam, Pria di Tanah Datar Simpan 3 Paket Sabu
Bupati Tanah Datar Serahkan SK 44 Kepala Sekolah, Ini Pesannya
Bupati Tanah Datar Serahkan SK 44 Kepala Sekolah, Ini Pesannya
Polisi Bakal Kirim Sampel DNA Diduga Korban Galodo di Agam ke Lab Mabes
Polisi Bakal Kirim Sampel DNA Diduga Korban Galodo di Agam ke Lab Mabes