Sebaran 775 Kasus Corona dan 625 Sembuh di Sumbar, 7 Daerah Tanpa Kasus Positif

Kasus Covid-19 Corona

Ilustrasi Peta kasus virus corona (Covid-19) di Sumbar (Langgam.id/pi'i)

Langgam.id – Penambahan 13 orang positif pada Minggu (5/7/2020) sore, membuat total kasus Covid-19 di Sumatra Barat sejak awal menjadi 775 orang. Jumlah ini termasuk yang telah sembuh, masih dirawat dan telah meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, dari 775 kasus tersebut, 58 orang (7,5 persen) masih dirawat di berbagai rumah sakit, 61 orang (7,9 persen) isolasi di berbagai fasilitas, 31 orang meninggal dunia (4 persen) dan 625 orang (80,6 persen) dinyatakan sembuh.

Jumlah ini menyebar di 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Dari jumlah tersebut, seluruh pasien positif di 6 kabupaten dan kota dinyatakan sembuh. Yakni, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kota Sawahlunto dan Kota Pariaman. Selain itu, di Pesisir Selatan, selain 1 orang yang meninggal, seluruh pasien yang lain juga dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Data Covid-19 Sumbar 5 Juli 2020: Bertambah 13 Positif, Kasus Melonjak Lagi di Padang

Berikut sebaran total kasus positif, meninggal dan sembuh di 19 kabupaten dan kota per Minggu (5/7/2020) sore sebagaimana dirilis Gugus Tugas Sumbar:

1. Kota Payakumbuh
Total positif 20 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 20 orang (100%)

2. Kabupaten Limapuluh Kota
Total positif 12 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 12 orang (100%)

3. Kabupaten Kepulauan Mentawai
Total positif 8 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (100%)

4. Kabupaten Pasaman Barat
Total positif 2 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (100%)

5. Kota Sawahlunto
Total positif 2 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (100%)

6. Kota Pariaman
Total positif 1 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 1 orang (100%)

7. Kabupaten Agam
Total positif 20 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 19 orang (95%)

8. Kabupaten Pesisir Selatan
Total positif 18 orang
Meninggal 1 orang (5,6%)
Sembuh 17 orang (94,4%)

9. Kabupaten Dharmasraya
Total positif 22 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 19 orang (86,4%)

10. Kota Padang Panjang
Total positif 30 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 25 orang (83,3%)

14. Kabupaten Padang Pariaman
Total positif 22 orang.
Meninggal 1 orang (5,7%)
Sembuh 18 orang (81,8%)

12. Kabupaten Sijunjung
Total positif 11 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (81,8%)

11. Kota Padang
Total positif 547 orang.
Meninggal 24 orang (4,8%)
Sembuh 434 orang (79,3%)

13. Kota Bukittinggi
Total positif 18 orang
Meninggal 1 orang (6,7%)
Sembuh 14 orang (77,8%)

16. Kabupaten Solok Selatan
Total positif 9 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 7 orang (77,8%)

15. Kabupaten Solok
Total positif 9 orang
Meninggal 3 orang (33,3%)
Sembuh 6 orang (66,7%)

17. Kabupaten Tanah Datar
Total positif 14 orang.
Meninggal 1 orang (9,1%)
Sembuh 9 orang (64,3%)

18. Kabupaten Pasaman
Total positif 5 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (40%)

19. Kota Solok
Total positif 5 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 1 orang (20%)

(*/SS)

Baca Juga

Semen Padang FC degradasi ke Liga 2 pada musim depan.
Semen Padang FC Degradasi, Statistik Buruk Gonta-Ganti Pelatih
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!