Langgam.id — Sapi kurban milik peternak asal Kota Padang bernama “Marlboro” batal dipilih menjadi hewan kurban Presiden RI pada Idul Adha 1447 Hijriah. Sapi jenis simental dengan bobot mencapai satu ton itu tidak lolos seleksi setelah ditemukan bekas luka lama di bagian paha kanan bawah.
Pemilik sapi, Jerry Leo Kurniawan, mengatakan luka tersebut diketahui saat tim Dinas Pertanian melakukan pemeriksaan kesehatan dan fisik di kandangnya.
“Ada luka lama di bagian paha kanan bawah, jadi terlihat di kulitnya,” kata Jerry, Jumat (29/5/2026).
Menurut dia, meski kondisi kesehatan sapi Marlboro dalam keadaan baik, tim Dinas Pertanian akhirnya memutuskan memilih sapi lain miliknya bernama “Lope” sebagai hewan kurban Presiden RI.
Sapi Lope merupakan jenis limosin dengan bobot sekitar 970 kilogram. Hewan kurban itu dibanderol dengan harga Rp94 juta.
“Karena Marlboro ada bekas luka, akhirnya dipilih sapi Lope jenis limosin,” ujarnya.
Jerry menjelaskan, dalam proses seleksi ia membawa tiga ekor sapi untuk diperiksa oleh tim Dinas Pertanian. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sapi Lope dinilai paling memenuhi kriteria untuk dijadikan hewan kurban Presiden.
“Saat pemeriksaan ke kandang, nampak oleh orang dinas luka lama itu saat saya memandikan sapi,” katanya.
Sebelumnya, sapi Marlboro sempat menarik perhatian masyarakat setelah videonya viral di media sosial. Sapi berukuran besar itu disebut telah dirawat secara khusus selama dua tahun terakhir.
Meski batal menjadi hewan kurban Presiden, Jerry mengaku tetap bersyukur karena salah satu sapi miliknya masih dipercaya untuk menjadi hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. (HER)





