Langgam.id- Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Pratu Rizki Kurniawan di Jorong Kampuang Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (19/8/2026).
Wali Nagari Sungai Gayo Lumpo, Novinol Edi, mengatakan rumah duka mulai didatangi warga. Masyarakat datang untuk menyampaikan belasungkawa sambil menunggu kedatangan jenazah Pratu Rizki.
“Sekarang sudah banyak masyarakat yang datang melayat dan menunggu kedatangan jenazah,” kata Novinol kepada Langgam.id.
Kata Edi, berdasarkan informasi yang diterima pihak nagari, jenazah Pratu Rizki diperkirakan tiba di kampung halaman sekitar pukul 11.30 WIB.
Edi mengatakan, kepergian Pratu Rizki menjadi duka mendalam bagi masyarakat Nagari Sungai Gayo Lumpo. Sebab, Rizki dikenal sebagai sosok yang sopan dan santun.
“Rizki orangnya sopan dan santun. Hubungan silaturahminya dengan masyarakat juga baik,” ujarnya.
Smeentara itu, ia mengatakan, Rizki telah menjalani tugas sebagai prajurit TNI selama sekitar enam tahun. Rizki merupakan yatim piatu setelah ibunya meninggal sekitar satu setengah tahun lalu, sementara ayahnya telah lama meninggal dunia.
Selama ini, Rizki tinggal bersama kakak perempuannya. Ia merupakan salah satu dari dua bersaudara.
“Kepergian Rizki menjadi luka yang mendalam bagi warga nagari. Dia menjadi kebanggaan kami,” katanya.
Sementara itu, Edi menyebut Pratu Rizki bukan satu-satunya warga nagari yang menjadi prajurit TNI. Sejumlah warga lainnya juga masih aktif berdinas sebagai prajurit.
“Rizki mengabdi sebagai prajurit TNI menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” katanya.
Sebelumnya, Pratu Rizki Kurniawan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).
Rizki merupakan anggota Yonif 133/Yudha Sakti yang bermarkas di Air Tawar, Kota Padang, Sumatraa Barat. (HER)






