Langgam.id- Rumah Sakit M Yamin Kota Pariaman penuh, setelah puluhan siswa MTsN 1 Kota Pariaman dilarikan untuk mendapat penanganan medis diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (14/9/2026).
Akibat keterbatasan tempat, sebanyak 30 siswa lainnya dengan gejala ringan kemudian dirujuk ke RSUD Sadikin. Sementara 53 siswa lainnya tetap mendapat penanganan di RS M Yamin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, mengatakan pemindahan siswa dilakukan karena kapasitas di RS M Yamin penuh.
“Diobservasi lagi ke Rumah Sakit Sadikin sebanyak 30 orang yang bergejala ringan, karena di Rumah Sakit Yamin penuh,” kata Nazifah saat dikonfirmasi Langgam.id, Senin (14/9/2026).
Sebanyak 83 siswa tersebut mengalami gejala mual, muntah dan pusing setelah menyantap MBG. Awalnya sekitar 50 siswa mengalami gejala. Jumlah itu bertambah menjadi 79 siswa setelah sekitar setengah jam, kemudian mencapai 83 siswa.
Menurutnya, sebagian besar siswa mulai mengalami gejala sekitar 5 hingga 10 menit setelah menyantap makanan. Namun, beberapa siswa baru merasakan keluhan hingga satu jam setelah makan.
Saat ini, para siswa yang berada di kedua rumah sakit masih menjalani observasi medis. “Saat ini statusnya masih dalam observasi, belum ada indikasi untuk dirawat,” jelas Nazifah. (fix)





