Rektor Bantah Kabar Penghapal Alquran Langsung Diterima di Unand

Program Studi Ilmu Biomedis

Gerbang kampus Unand di kawasan Limau Manih Kota Padang. (SRP)

Langgam.id – Informasi tentang penerimaan mahsiswa baru di Universitas Andalas (Unand) lewat jalur penghapal Alquran beredar luas. Pihak Unand memastikan bahwa informasi itu keliru.

“Bahwa seseorang yang memliliki prestasi di bidang keagamaan termasuk salah satunya hafiz Alquran, secara otomatis diterima sebagai mahasiswa Unand adalah udak benar,” kata Rektor Unand, Yuliandi, dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Dia menjelaskan sebelumnya telah beredar pamflet yang ditulis bersumber dari iNews.id tentang penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi penghapal Alquran. Informasi itu, kata dia menimbulkan perdebatan di masyarakat.

“Pamflet yang beredar tersebut bukan dibuat dan disebarluaskan oleh Unand,” kata dia.

Yuliandi menegaskan Unand merupakan perguruan tinggi negeri yang selalu berkomitmen menjadi universitas yang inklusif bagi semua pencari ilmu tanpa memandang suku, ras, agama, dan golongan. Unand memang menerima mahasiswa baru lewat jalur mandiri berdasarkan kemampuan akademik dan prestasi prestasi di berbagai bidang termasuk keagamaan.

“Prestasi unggul yang dimiliki bukanlah kualifikasi tunggal untuk dapat lulus pada salah satu program studl di Unand, melainkan juga tetap harus memenuhi keIayakan akademik yang dibutuhkan sesuai program studi yang dipilih,” ujarnya. (*ABW)

Baca Juga

Gubernur Sumbar menghadiri penanaman pohon Andalas di Unand. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Tanam Pohon Andalas di Kampus Unand Bareng Kakak Presiden Prabowo, Mahyeldi: Menjaga Warisan dan Merawat Alam!
UNAND Resmikan Pusat Studi Terowongan, Dukung Rencana Infrastruktur Bawah Tanah di Sumbar
UNAND Resmikan Pusat Studi Terowongan, Dukung Rencana Infrastruktur Bawah Tanah di Sumbar
Muhammad Nur, Pengawas Madrasah di Sumatra Barat. (Dok. Pribadi)
Rapuhnya Karakter: Sebuah Paradoks Pendidikan
Unand Pastikan Petugas Kebersihan yang Bunuh Diri Tak Ada Masalah Pekerjaan
Unand Pastikan Petugas Kebersihan yang Bunuh Diri Tak Ada Masalah Pekerjaan
Sempat Telepon Kakak, Petugas Kebersihan FK Unand Diduga Bunuh Diri di Pohon Karet  
Sempat Telepon Kakak, Petugas Kebersihan FK Unand Diduga Bunuh Diri di Pohon Karet  
Muhammad Nur, Pengawas Madrasah Kota Padang. (Dok. Pribadi)
Semangat Berkurban dan PR Inklusi Kepala Madrasah