Realisasi PAD Kota Padang Triwulan Pertama Capai Rp98 Miliar

Realisasi PAD Kota Padang Triwulan Pertama Capai Rp98 Miliar

Kepala Bapenda Kota Padang Al Amin (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang mencapai Rp98 miliar lebih atau 14,53 persen pada triwulan pertama Januari-Maret 2021.

Realisasi PAD pada triwulan pertama ini didapatkan dari enam jenis pajak. Sementara, Bapenda mengelola 11 jenis pajak diantaranya pajak restoran, reklame, penerangan jalan, sarang burung walet, mineral bukan logam dan batuan.

Kepala Bapenda Kota Padang Al Amin mengatakan, pihaknya memang awal tahun menargetkan realisasi PAD dari enam jenis pajak tersebut. Karena keenam jenis pajak itu bisa ditagih dan dicapai dalam waktu tiga bulan.

“Dibandingkan dengan lima jenis pajak lainnya seperti pajak hotel, hiburan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak bumi dan bangunan (PBB), dan pajak air dan tanah. Kelima jenis pajak lainnya tidak ditargetkan pada triwulan pertama,” kata Al Amin kepada wartawan, Senin (26/4/2021).

Menurutnya untuk PBB pembayarannya ada batas akhirnya yaitu sampai 31 September. Maka pihaknya tidak terlalu menargetkan pada triwulan pertama.

Hal sama juga terjadi pada pajak BPHTB, karena pajak tersebut berkaitan dengan banyaknya orang yang berurusan dengan Bapenda Kota Padang.

“Kemudian, pajak hotel di mana kondisi saat ini yang masih berada di tengah pandemi covid-19 sehingga pajak tersebut tidak terlalu bisa dipaksakan,” sebutnya.

Al Amin mengungkapkan, untuk realisasi PAD Kota Padang pada triwulan pertama ditargetkan dari keenam jenis yakni bisa mencapai 17 persen. Dalam realisasinya, keenam jenis pajak berhasil melampaui target rata-rata di atas 17 persen.

“Dengan pencapaian realisasi PAD yang didapatkan pada triwulan pertama, kami menargetkan pada triwulan kedua bisa merealisasikan PAD sebesar 40 persen dari 11 jenis pajak khususnya enam jenis pajak tersebut,” ujarnya.

Al Amin menyebutkan target PAD Kota Padang 2021 sebesar Rp670.526.276.598. Pihaknya optimis bisa meraih realisasi target PAD tersebut.

“Keberhasilan tugas dan kinerja Bapenda itu dilihat dari target PAD yang terealisasikan bisa mencapai target atau bahkan melebihi target yang telah ditetapkan,” tuturnya. (Irwanda/yki)

Tag:

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre