Ratusan Orang Tak Bermasker Kena Razia di Padang, Satpol PP Sebut Rincian Hukuman

Ratusan Orang Tak Bermasker Kena Razia di Padang, Satpol PP Sebut Rincian Hukuman

Kabid Tibum Satpol PP Kota Padang Edrian Edwar (Foto: Irwanda)

Langgam.id  – Sebanyak 270 orang yang tak memakai masker kena razia dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (24/4/2021) malam. Mereka kedapatan tidak patuh protokol kesehatan di pusat keramaian.

Razia yang dilakukan tim gabungan terdiri dari TNI, Polri hingga Satpol PP ini setidaknya menyasar restoran, kafe hingga pengendara di jalan yang tak memakai masker. Pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan juga dibawa petugas.
.
Baca Juga: Ratusan Orang Tak Bermasker Kena Razia di Padang, Langsung Jalani Rapid Tes

Lalu bagaimana memproses orang-orang yang kena razia ini lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan?

Menurut Kabid Tibum Satpol PP Kota Padang, Edrian Edwar, para pelanggar protokol kesehatan akan didata melalui aplikasi Sistem Informasi Pelanggar Perda (Sipelada). Dalam aplikasi ini mereka akan diketahui berapa kali melakukan pelanggaran.

“Jadi untuk pelanggar protokol kesehatan, untuk tahap pertama mereka akan dimasukkan ke data aplikasi Sipelada. Sistem ini, nanti apabila ditemukan lagi, tertangkap orang yang sama maka akan muncul pengetahuan sudah dua kali melakukan pelanggaran,” kata Edrian, Sabtu (24/4/2021) malam.

Ia mengungkapkan apabila sudah melakukan pelanggaran protokol kesehatan untuk kedua kalinya, maka akan dikenakan sanksi. Adapun sanksi yang diberikan mulai sanksi sosial atau denda hingga Rp150 ribu.

“Seterusnya berlanjut, apabila ditemukan lagi orang yang sama untuk ketiga kalinya, maka akan di-sidang tipiring (tindak pidana ringan). Putusan tipiring ada dua nanti, pertama bayar Rp250 ribu atau kurungan selama dua hari,” tegasnya.

Sampai saat ini, kata Edrian, pihaknya bersama dengan instansi lain yang selalu gencar razia belum menemukan pelanggar protokol kesehatan melakukan pelanggaran secara berturut-turut.

“Ternyata, di Padang khususnya, masih banyak yang tidak makai masker. Tapi tidak ada yang ditemukan dua kali melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Edrian mengungkapkan, aturan sanksi ini juga akan berlaku untuk pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Bahkan denda yang diterapkan mencapai puluhan juta.

“Sementara untuk pelaku usaha yang tidak melaksanakan protokol kesehatan sama. Jika sudah dua kali tidak melaksanakan protokol kesehatan akan dilakukan teguran, nanti juga bisa denda mencapai Rp50 juta. Ancaman terakhir bisa ditutup,” jelasnya.

Sebelumnya, ratusan orang tak memakai masker yang kena razia tim gabungan ini dilakukan pendataan di Polresta Padang. Mereka juga langsung menjalani pemeriksaan cepat covid-19.

Pemeriksaan itu terdiri dari rapid tes antigen dan antibodi. Hasil pemeriksaan, mereka yang kena razia dinyatakan non-reaktif. (Irwanda/SS)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam