Ratusan Hektare Sawah di Padang Terdampak Kekeringan

Ratusan Hektare Sawah di Padang Terdampak Kekeringan

Sawah kekeringan di Padang. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Ratusan hektare lahan sawah di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Lahan sawah itu terdiri dari 394,25 hektare sawah belum tanam dan 239,25 hektare sudah ditanam benih.

Lahan-lahan sawah yang terdampak kekeringan ini tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Lubuk Kilangan hingga Nanggalo.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, pihaknya telah berupaya mengambil langkah untuk mengantisipasi kerugian yang dialami para petani. Salah satunya langkah yang dilakukan yaitu sosialisasi agar petani dapat beralih tanaman.

Baca juga: Cuaca di Padang Masih Panas, Hujan Diprediksi Baru Turun Pekan Depan

“Untuk sawah yang belum ditanam benih, diimbau petani untuk bertanam palawija seperti jagung, kacang tanah ataupun kacang panjang dan sayuran tidak membutuhkan air yang banyak,” ujarnya dihubungi langgam.id, Jumat (19/2/2021).

Jika sawah yang sudah tanam, kata dia, petani diharapkan menyalurkan air melalui pompa. Pihaknya telah membagikan pompa air ke sejumlah kelompok tani.

“Kalau ada sumber air diharapkan disalurkan lewat pompa yang sudah dibagikan kepada kelompok tani. Kalau kelompok tani yang tidak ada pompa, itu bisa dipinjam ke kelompok tani lain, nanti difasilitasi penyuluh,” jelasnya.

Syahrial menyebutkan sawah yang sudah tanam benih, belum bisa dikatakan akan gagal panen. Sebab tanaman padi masih belum mati.

“Dampak kekeringan saat musim awal tanam dan musim berbunga biasanya hanya mengurangi produksi. Kan musim kemarau di Kota Padang tidak kontras, selama-lamanya kemarau pasti akan ada hujan pada sore dan malam hari,” ujarnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!