Raih Suara Terbanyak, Ini Tanggapan Cerint Irallozza Tasya Soal PSU Anggota DPD Sumbar

MK memerintahkan kepada KPU untuk melakukan PSU pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tahun 2024 Provinsi Sumatra Barat.

Cerint Iralloza Tasya berhasil suara terbanyak dalam pemilihan anggota DPD RI Sumbar.

Langgam.id – Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan kepada KPU untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan umum calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tahun 2024 Provinsi Sumatra Barat.

Kemudian, dalam amar putusannya yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo pada Senin (10/6/2024) lalu, juga memerintahkan agar KPU mengikutsertakan Irman Gusman (Pemohon) sebagai peserta.

Calon anggota DPD RI daerah pemilihan Sumbar yang meraih suara terbanyak pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu, Cerint Iralloza Tasya turut memberikan tanggapannya soal putusan MK tersebut.

Menurut Cerint, dengan telah dibacakannya putusan MK tersebut, secara pribadi dirinya sebagai warga negara akan mengikuti apapun perintah yang telah disampaikan dalam putusan MK.

“Artinya memang keputusan MK yang telah disampaikan bersifat final dan terikat. Bagaimana proses yang harus kita jalankan sesuai dengan aturan yang telah berlaku, Insya Allah akan cerint laksanakan semaksimal mungkin,” ujar Cerint.

Meski begitu, Cerint merasa dirugikan dengan adanya putusan MK tersebut. Karena bagaimanapun, hasil yang telah ditetapkan hingga tingkat nasional tersebut disampaikan bahwa dirinya sebagai salah satu dari empat yang terpilih untuk mewakili Sumbar di DPD 2024-2029 dengan tidak ada dibuktikan kecurangan sedikit pun dari pihaknya.

“Tentunya dengan adanya PSU ini merugikan, baik dari segi tenaga, waktu, dan banyak sekali pengorbanan yang harus Cerint lakukan untuk memfokuskan diri kepada pesta demokrasi 14 februari 2024,” tuturnya.

Meski nanti akan ada PSU, Cerint optimis akan mampu kembali mengambil kepercayaan masyarakat untuk tetap bersama dirinya untuk pemilihan ulang nanti.

Dalam menghadapi PSU nanti, terang Cerint, karena dalam amar putusan MK dikatakan bahwa tidak dilakukan lagi kampanye selama PSU, tentu yang bisa dilakukannya adalah komunikasi aktif dengan seluruh keluarga dan seluruh pemilih yang telah memberikan amanahnya kepadanya pada 14 Februari 2024. (*/yki)

Baca Juga

Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
Banjir di Kecamatan Kuranji
Tiga Titik Terdampak Banjir di Kecamatan Kuranji, Warga Mulai Dievakuasi
ilustrasi
Polisi Ekshumasi Makam Siswi SD Rawang Diduga Korban Perundungan Hari Ini
Para pemain Semen Padang FC saat sesi latihan menjelang Liga II.
Catat! Jadwal Laga Uji Coba Pramusim Semen Padang FC
Cerita Pilu Ayu Elsih Korban TPPO Agam Disiksa di Myanmar: Dimintai Tebusan Ratusan Juta, Diselamatkan Tentara!
Cerita Pilu Ayu Elsih Korban TPPO Agam Disiksa di Myanmar: Dimintai Tebusan Ratusan Juta, Diselamatkan Tentara!