Raih Laba Rp481 Miliar, Wagub Audy Apresiasi Kinerja Bank Nagari

Raih Laba Rp481 Miliar, Wagub Audy Apresiasi Kinerja Bank Nagari

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy (kiri) dan Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad dalam konferensi pers penyampaian kinerja Bank Nagari. (Foto: Heri Faisal/Langgam)

Langgam.id – Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy mengapresiasi kinerja manajemen Bank Nagari yang berhasil meraih laba bersih sepanjang 2022 lalu sebesar Rp481,18 miliar.

Angka itu, tumbuh 17,73 persen dari pencapaian tahun sebelumnya. Atau mencapai realisasi 108,72 persen dari target dalam rencana bisnis bank.

“Dilihat dari berbagai indikator keuangan, kinerja Bank Nagari sangat bagus. Kita apresiasi jajaran direksi dan manajemen yang sudah berupaya mencapai kinerja yang bagus ini,” kata Audy, Selasa (24/1/2023).

Menurutnya, dengan capaian kinerja yang bagus itu menjadi penyemangat bagi manajemen untuk meningkatkan dan mempertahankan kinerja di tahun berikutnya. Apalagi, tahun 2023 ini masih dibayangi dengan ketidakpastian ekonomi global dan ancaman resesi.

Audy meminta manajemen Bank Nagari untuk mengupayakan ekspansi pembukaan kantor cabang di luar Sumbar, guna mengkapitalisasi modal perantau minang yang jumlahnya sangat besar serta tersebar di berbagai daerah.

Saat ini, Bank Nagari sudah memiliki sejumlah kantor cabang di Jakarta, di Bandung dan Pekanbaru. “Perlu juga dijajaki daerah lainnya, seperti Batam, Medan, Palembang, juga hingga ke Makassar,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Nagaru Muhammad Irsyad mengatakan pencapaian tahun 2022 lalu tidak terlepas dari optimalisasi penyaluran kredit/pembiayaan yang berdampak kepada pendapatan bunga, serta efisiensi dalam penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

“Laba bersih Bank Nagari sebesar Rp481,18 miliar dengan realisasi di atas target yaitu 108,72 persen,” katan Irsyad.

Ia memaparkan raihan laba itu bersumber dari optimalisasi penyaluran kredit yang berdampak pada pendapatan bunga mencapai Rp2,42 triliun atau 100,22 persen dari target.

Selain itu, serta efisiensi dalam penghimpunan DPK yang mendorong beban bunga terealisasi Rp719,58 miliar dengan capaian 92,02 persen dari target.

“Secara tahunan beban bunga DPK turun Rp95,49 miliar dari tahun 2021 yang dipengaruhi oleh
penurunan beban deposito sebesar Rp88,76 miliar dan beban giro sebesar Rp12,90 miliar,” paparnya.

Adapun, total aset mencapai Rp30,19 triliun dengan pertumbuhan sebesar Rp2,21 triliun
dari tahun 2021, dengan capaian 101,95 persen dari target RBB.

Total kredit/pembiayaan tahun 2022 terealisasi Rp22,47 triliun atau 99,61persen dari target,
dengan total ekspansi sebesar Rp1,499 triliun (7,15%) dari tahun 2021 yang terdiri dari
ekspansi kredit konvensional sebesar Rp1,09 triliun dan pembiayaan syariah sebesar
Rp408,73 miliar.

Sedangkan penghimpunan DPK mencapai Rp24,56 triliun dengan capaian 102,28 persen dari target. Terdiri dari Dana Pihak Ketiga Konvensional sebesar Rp21,50 triliun dan Dana
Pihak Ketiga Syariah sebesar Rp3,06 triliun. (*/FS)



Tag:

Baca Juga

anak hanyut di pantai gandoriah
Balita Hilang saat Bermain, Diduga Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pasaman
Semen Padang FC Fokus Pulihkan Kondisi Pemain di Pekan Perdana Pemusatan Latihan
Semen Padang FC Fokus Pulihkan Kondisi Pemain di Pekan Perdana Pemusatan Latihan
Lalu Lintas di Lembah Anai Lancar Siang Ini, Sistem Buka Tutup Antisipasi Kepadatan
Lalu Lintas di Lembah Anai Lancar Siang Ini, Sistem Buka Tutup Antisipasi Kepadatan
Fakutlastas Hukum Universitas Andalas atau Unand mendorong pembentukan peraturan daerah tentang masyarakat adat.
Fakultas Hukum Unand Dorong Ranperda Sumbar Tentang Masyarakat Adat
Lalu Lintas Sitinjau Lauik Lancar: Kendaraan Sepi, Satu Truk Mogok di Panorama II
Lalu Lintas Sitinjau Lauik Lancar: Kendaraan Sepi, Satu Truk Mogok di Panorama II
Meskipun aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatra Barat menunjukkan penurunan, Badan Geologi tetap mempertahankan status Level III (Siaga)
Hujan Berpotensi Turun di Kawasan Gunung Marapi Sore hingga Malam Ini