Puncak HUT Kota Padang ke-350 Resmi Tanpa Anggota DPRD

Puncak HUT Kota Padang ke-350 Resmi Tanpa Anggota DPRD

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Foto: Rahmadi/langgam.id)

Langgam.id – Terhitung sejak pukul 00.00 WIB, Rabu (7/8/2019), Kota Padang resmi tidak memiliki anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kekosongan terjadi karena berakhirnya masa jabatan 45 anggota DPRD periode 2014-2019.

Sementara, pelantikan anggota DPRD Padang periode 2019-2024 hasil Pemilu April 2019 belum bisa dilakukan. Sebab, hasil keputusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang berlangsung pada 6-9 Agustus 2019 belum dibacakan.

Soal berapa hari lamanya akan terjadi kekosongan kursi wakil rakyat di Kota Padang ini bergantung pada keputusan MK. Alhasil, kekosongan ini menjadi sejarah pertama dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang tanpa keikutsertaan anggota Dewan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengaku telah mendapatkan laporan Sekda Kota Padang, bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang belum bisa melaksanakan rapat pleno menetapkan anggota DPRD Padang periode 2019-2024.

“Belum ada keputusan MK. Informasinya, hari ini baru ada sidang. Mudah-mudahan hasilnya segera dan bisa diplenokan KPU kota Padang,” kata Mahyeldi usai menghadiri perayaan HUT Kota Padang ke-350 di Sekretariat DPRD Padang, Rabu (7/8/2019).

“Kita dari Pemko Padang sudah berusaha sampai ke Kemendagri, KPU pusat dan KPU provinsi. Tentu masalahnya adalah masalah jadwal dari sidang di MK,” sambung politisi PKS itu.

Menurut Mahyeldi, ketiadaan anggota DPRD tidak terlalu berdampak dalam terhadap jalannya pemerintahan. Kondisinya akan berdampak ketika akan membahas Perda ataupun anggaran.

Ke depan, Mahyeldi berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. “Mudah-mudahan ini menjadi masukan dan pelajaran bagi kita semua. Sehingga tidak terjadi lagi kekosongan jabatan atau keterlambatan,” tutupnya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre