Langgam.id — Pemerintah Kota Padang kembali memperluas akses pendidikan tinggi berstandar internasional melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”. Tahun akademik 2026/2027, sebanyak delapan siswa berprestasi mendapatkan beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan sarjana di Sampoerna University.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Wali Kota Padang Fadly Amran dan pihak Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Aie Pacah, Kamis (16/4/2026).
Fadly menyatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang pendidikan global bagi generasi muda, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Selamat kepada delapan siswa terbaik yang telah lolos seleksi. Ini adalah peluang emas sekaligus amanah untuk belajar dengan tekun dan menjaga nama baik daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para penerima beasiswa akan mengikuti program double degree, termasuk kesempatan menempuh satu semester di University of Arizona, Amerika Serikat. Seluruh biaya pendidikan hingga kebutuhan hidup ditanggung penuh oleh pemerintah daerah hingga mahasiswa menyelesaikan studi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pemko Padang mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Dari total 319 pendaftar, sebanyak 87 peserta lolos tahap awal seleksi. Jumlah tersebut kemudian mengerucut menjadi 21 kandidat terbaik sebelum akhirnya terpilih delapan siswa penerima beasiswa. Mereka berasal dari sejumlah sekolah menengah atas negeri di Kota Padang.
Menurut Yopi, capaian peserta program sebelumnya menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rata-rata mahasiswa mampu meraih indeks prestasi kumulatif di atas 3,0, bahkan hingga 4,0, dengan tingkat penyerapan kerja yang tinggi.
“Alumni program ini telah bekerja di berbagai sektor, mulai dari sekolah internasional, maskapai penerbangan, hingga perbankan,” katanya.
Sementara itu, Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menilai kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam mencetak sumber daya manusia berdaya saing global.
Ia menyebut tingkat kelulusan program mencapai 100 persen, dengan mayoritas lulusan terserap dunia kerja dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Bahkan, sebagian mahasiswa telah direkrut sebelum lulus. Ini menunjukkan kesiapan mereka untuk bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Melalui program “Padang Juara”, Pemerintah Kota Padang berharap semakin banyak generasi muda yang mampu menembus pendidikan global, sekaligus membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di masa depan.






