Program Danaindonesiana Luncurkan Katalog Desain Batik Naskah Kuno

Langgam.id – Katalog desain batik yang bersumber dari iluminasi naskah kuno Minangkabau diluncurkan bagi kalangan muda, Kamis (22/9/2023), di kantor Unit Kearsipan Universitas Andalas (Unand).

Kegiatan itu dihadiri oleh mahasiswa Unand dari berbagai prodi. Peluncuran kali ini mendapat antusias tinggi karena desain yang ditampilkan unik dan khas.

Nofri, salah seorang peserta mahasiswa magister sastra FIB Unand mengungkapkan kekagumannya. Informasi yang dimuat dalam katalog merupakan hal baru baginya.

“Sebagai pengkaji manuskrip, katalog ini mejadi bahan kajian yang penting bagi saya. Selain itu, saya baru tahu kalau hasil kajian filologi dapat bermanfaat praktis seperti ini,” ungkapnya saat menunjuk salah satu desain batik dalam katalog.

Sebelumnya, peluncuran sudah dilakukan sejak 18 Agustus 2023 di kalangan pemerintah daerah. Sosialisasi akan terus berlangsung dengan peserta yang berbeda-beda dari berbagai kalangan. Agar lebih efektif dan menyentuh segela elemen masyarakat.

Katalog desain batik ini merupakan program Danaindonesiana kategori Objek Pemajuan Kebudayaan. Program ini diusulkan oleh Pramono, filolog sekaligus dosen Sastra Minangkabau Universitas Andalas. Adapun tema yang ia usulkan adalah “pemanfaatan khazanah iluminasi manuskrip Minangkabau untuk pengembangan dunia fesyen di Sumatera Barat”.

Katalog ini memuat 250 desain motif batik dilengkapi keterangan nama motif, model pengembangan, dan sumber manuskripnya. Selain itu, informasi dalam katalog juga dimuat dalam laman https://khazanahminangkabau.co.id/ laman resmi program tersebut.  

Pramono mengungkapkan, pemuatan isi katalog berasal dari data-data penelitiannya selama dua dasawarsa. Hasil risetnya ini menemukan berbagai iluminasi dari naskah kuno Minangkabau yang dikembangkan menjadi desain batik.

“Sudah dua dasawarsa kami melakukan inventarisasi, katalogisasi, dan digitalisasi manuskrip (naskah kuno) Minangkabau yang tersebar di berbagai tempat di Sumatera Barat. Hasilnya, dalam naskah kuno itu juga terdapat iluminasi (ragam hias) dengan beragam bentuk dan estetika khas lokal serta eksotis,” ujarnya, Sabtu (23/9/2023).

Pramono dan tim terus melakukan pengembangan dari temuannya (iluminasi) itu menjadi desain batik. “Tentu saja dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari akademisi, praktisi batik, desain grafis, dan pemerintah daerah,” tukasnya.

Dengan diluncurkannya katalog ini diharapkan dapat menjadi inspirasi baik secara luring maupun daring dalam pengembangan usaha fesyen bagi masyarakat luas, khususnya Sumatera Barat. Selain itu, juga menjadi pintu gerbang untuk mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa di sekelilingnya terdapat naskah kuno. (*/Yh)

Baca Juga

Mencari Solusi Atasi Antrean Biosolar di SPBU Padang 
Mencari Solusi Atasi Antrean Biosolar di SPBU Padang 
Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Pemprov Sumbar Akui Adanya Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Tambang Emas Ilegal hingga Pelangsir Biang Kerok Solar Langka di Sumbar 
Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Pengamat Ungkap Lemahnya Pengawasan Truk di Sitinjau Lauik, Jalan Ekstrem Picu Kecelakaan
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Kembali Normal
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat
Truk Patah Gardan di Tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Padang-Solok Tersendat