Produk Aqua Galon Langka di Kota Padang

Langgam.id - Produk air mineral dalam kemasan galon berkapasitas 19 liter milik Aqua langka sejak beberapa minggu yang lalu di Kota Padang.

Ilustrasi Aqua Galon. [Foto: Dok. Aqua]

Langgam.id - Salah satu produk air mineral dalam kemasan milik Aqua dilaporkan langkah di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Produk Aqua yang langka itu yakni kemasan galon atau berkapasitas 19 liter.

Penelusuran langgam.id di sejumlah minimarket di Kota Padang, stok Aqua galon tidak tersedia. Kelangkaan itu juga terjadi hingga ke tingkat supermarket, seperti Budiman Swalayan, Kamis (3/11/2022).

Infromasi yang dihimpun langgam.id di lapangan, kelangkaan produk Aqua telah berlangsung sejak beberapa minggu lalu. Akibatnya, warga terpaksa beralih ke air kemasan galon milik produk perusahaan lain.

"Untuk Aqua galon kami kosong. Hanya ada merek lain yang ada. Ini yang terpajang di sini, itu semuanya," ujar seorang karyawan minimarket di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat yang enggan ditulis namanya.

Lalu, seorang warga bernama Ferdi mengakui sangat kesulitan mencari Aqua galon. Pria 30 tahun itu telah mencoba mencari ke toko grosir, minimarket hingga supermarket..

"Sejak tiga minggu ini susah sekali carinya. Saya saja sudah mencari sepanjang Alai hingga Gunung Pengilun, toko, minimarket dan supermarket menyatakan Aqua galon kosong," ujar warga Kecamatan Nanggalo tersebut.

Ferdi mengakui, saat ini dirinya terpaksa memenuhi kebutuhan air minum di rumah dengan memakai merek lain. "Saya biasanya sekali dua hari beli, dalam seminggu biasan beli tiga galon," ucapnya sembari menyebutkan para penjual beralasan stok putus dari distributor.

Belum diketahui pasti apa penyebab kelangkaan Aqua galon ini. Namun belakangan, seratusan karyawan PT Tirta Investama (Aqua) di Kabupaten Solok terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca juga: Perjuangkan Nasib Usai di-PHK, 101 Karyawan Aqua Mengadu ke Gubernur hingga DPRD Sumbar

PHK itu buntut aksi mogok 101 karyawan lantaran protes menajemen perusahaan tidak membayar uang lembur sejak 2016-2022. Bahkanm dari PHK sepihak itu, para karyawan melakukan aksi demonstrasi dan mengadu ke Bupati Kabupaten Solok, Epyardi Asda.

Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Nasdem
DPR RI Dapil Sumbar I: Sengit Perebutan Kursi Kedua Nasdem
Survei SBLF: Nofi Candra Berpeluang Besar Melenggang ke DPR RI di Pemilu 2024
Survei SBLF: Nofi Candra Berpeluang Besar Melenggang ke DPR RI di Pemilu 2024
Padang Kembali Gelar Pasar Siti Nurbaya
Padang Kembali Gelar Pasar Siti Nurbaya
Abrasi Kian Mendesak Pasir Jambak, Rumah dan Pondok Wisata Semakin Terancam
Abrasi Kian Mendesak Pasir Jambak, Rumah dan Pondok Wisata Semakin Terancam
Prof Amir Syarifuddin
Mengenang Prof Amir Syarifuddin: Berawal dari Guru Agama dan Berakhir Juga sebagai Guru Agama
Anggota DPR RI Guspardi Gaus
Pemerintah Buka 2,3 Juta Lowongan CPNS 2024, Guspardi Gaus: Kesempatan Besar Bagi Fresh Graduate dan Honorer