Presiden Luncurkan 3 Bansos Covid-19, Gubernur Sumbar Pastikan Kawal Penyaluran

Perda covid-19 Sumbar, Ranperda New Normal Sumbar | Gubernur Sumbar Bagikan Masker Sekolah dibuka ditengah pandemi, Bansos,gubernur batal vaksin

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id-Presiden RI Joko Widodo meluncurkan tiga program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19. Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno pastikan akan mengawal penyaluran bantuan tersebut.

Saat menghadiri acara launching secara virtual, Gubernur menjelaskan ada tiga bansos yang akan diserahkan kepada masyarakat. Di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) yang diperuntukkan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui rekening.

Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli dan Oktober.

“PKH ini diberikan kepada keluarga yang terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia. Bansos untuk KPM PKH disesuaikan untuk setiap komponennya,” kata Irwan.

Baca juga: Bansos Kembali Dicairkan, Pemko Padang Akan Pakai Data Lama

Bantuan lainnya adalah Program Sembako yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Penerima program sembako akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200.000 dan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021.

Terakhir, Bantuan Sosial Tunai (BST). Pada program ini, setiap penerima akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000 yang diberikan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021.

Program BST diberikan untuk 10 juta KPM yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Penerima bansos merupakan mereka yang terdata pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun tidak memiliki data di DTKS.

“Bantuan tunai ini akan diberikan dalam beberapa tahapan. Semoga dapat meringkan beban masyarakat terdampak dan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, PT Pos Indonesia kembali akan menjadi penyalur bantuan tunai kepada masyarakat penerima program non reguler tersebut.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Longsor di Kawasan Tambang Silokek, 4 Korban Luka-Luka
Longsor di kawasan tambang Silokek, Kabupaten Sijunjung, Minggu (23/8/2026).
Breaking News! Longsor di Kawasan Bekas Tambang SilokekĀ 
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Perjalanan Ulya Jadi Utusan Paskibraka Asal Sumbar
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi