Polres Dharmasraya Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Berita Dharmasraya - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polres Dharmasraya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM yang disubsidi pemerintah. [foto: Polres Dharmasraya]

Berita Dharmasraya – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polres Dharmasraya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM yang disubsidi oleh pemerintah.

Langgam.id – Polres Dharmasraya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disubsidi oleh pemerintah. Seorang tersangka berinisial A (41) ditahan oleh polisi.

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah menjelaskan, pihaknya menangkap pelaku penyalahgunaan pengangkutan minyak subsidi pemerintah yang dilakukan oleh seorang bernama berinisial A (41).

Pelaku yang bekerja wiraswasta ditangkap di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya pada Kamis (14/4/2022).

“Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi penangkapan tersebut,” katanya, lewat keterangan, Sabtu (16/4/2022).

Barang bukti yang diamankan polisi terangnya, yaitu satu unit mobil colt diesel merk Isuzu warna putih, satu unit mobil panther yang sudah dimodifikasi.

Kemudian, dua buah Tedmon ukuran 1.000 liter, 12 galon ukuran 20 Liter, satu set alat pompa, dan bahan bakar minyak jenis bio solar sebanyak lebih kurang 1.100 Liter.

Dia melanjutkan, pengungkapan kasus penyalahgunaan, pengangkutan dan atau niaga BBM yang disubsidi oleh pemerintah ini merupakan implementasi terhadap atensi pimpinan Polri. Khususnya Kapolda Sumbar dalam rangka merespon isu nasional terkait kelangkaan BBM.

“Ternyata benar, berdasarkan hasil penyelidikan, ditemui adanya oknum masyarakat yang melakukan penyimpangan BBM yang disubsidi oleh pemerintah tersebut,” ujarnya.

Nurhadiansyah menambahkan, bahwa tersangka dalam kasus ini diduga melanggar pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Kantor J&T di Sitiung Dharmasraya Terbakar

Hal ini sebagaimana telah diubah pada pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

Dapatkan update berita Dharmasraya – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Jalan kelok sembilan ramai jelang tahun baru
Puncak Arus Mudik di Perbatasan Sumbar-Riau Diprediksi H-3 Lebaran, Polisi Kerahkan Tim Urai Kemacetan
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya
Pelantikan Anggota KPID Sumbar Mendadak Batal, Birokrasi Pemprov Disorot
Pelantikan Anggota KPID Sumbar Mendadak Batal, Birokrasi Pemprov Disorot
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif
39 Pelaku Tambang Ilegal Diringkus, Wakapolda Sumbar: Penanganan Harus Komprehensif