Polisi Ungkap Prostitusi Gay di Padang, Ada Paket Lengkap dan Transaksi Pakai Sandi

gay padang

Ilustrasi LGBT. [pixabay]

Langgam.id – Polisi mengungkap adanya praktik prostitusi online sesama jenis (gay) di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Kasus ini berawal dari cekcok dua pria di jalanan kawasan Simpang Haru yang diketahui mereka memiliki hubungan sejenis.

Satu di antaranya yakni berinisial AN (24), juga berperan sebagai muncikari. Sedangkan pasangan sejenisnya yang masih bawah umur berinisial AV (17). Cekcok itu diduga buntut akibat rasa cemburu.

Baca juga: 2 Pemuda Serang Pengendara di Padang, Tangan Korban Nyaris Putus

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, dalam kasus ini pihaknya hanya menetapkan AN sebagai tersangka. Sedangkan AV korban perdagangan karena masih anak bawah umur.

“Untuk anak ini (AV) menjadi korban, karena masih bawah umur. Muncikari yang diproses, kan karena dijual belinya (AV),” kata Rico dihubungi langgam.id, Selasa (27/7/2021).

Rico menyebutkan, pihaknya juga melakukan pengembangan terkait prostitusi online sesama jenis ini. Hasil penyelidikan sementara, ditemukan sejumlah nama yang disinyalir melakukan hal yang sama.

“Sedang kami cek, tapi nama-nama inisial aja yang banyak, bukan nama aslinya dipakai. Ada komunitasnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, para gay bertransaksi secara online mengunakan aplikasi khusus. Bahkan, mereka juga memiliki sandi-sandi yang hanya dipahami oleh mereka. Untuk eksekusi juga dilakukan di mana saja.

“(Mereka) khusus pakai aplikasi untuk gay ini. Eksekusi bermacam-macam, tergantung permintaan. Bisa di tempat pemesan. Kalau budget sedikit, kadang di tempat sepi aja,” ujarnya.

“Tarifnya 100 ribu hingga Rp1 juta, ada paket lengkap. Ada sandinya, kalau B (battom) segini, kalau T (top) segini. Ini sandinya. Kalau jadi cewek B, kalau mau jadi cowok T,” sambung Rico.

Namun, kata dia, antara pemesan dan penjual jasa juga bisa bergantian apakah menjadi sosok perempuan atau laki-laki. Sampai saat ini, pihaknya mendeteksi ada puluhan jasa prostitusi gay di Padang. (Irwanda/ABW)

 

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre