Polisi Selidiki Pelaku Jambret Bocah di Padang yang Terekam CCTV

Penculikan di Padang

Ilustrasi - penyelidikan. (Foto: Gerd Altmann/pixabay.com)

Langgam.id – Pihak kepolisian menindaklanjuti kasus penjambretan handphone seorang bocah di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) yang beredar di media sosial. Bocah tersebut diketahui menjadi korban penjambretan saat sedang bermain handphone sendirian.

Peristiwa penjambretan ini terjadi di Jalan Parak Gadang 6, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Aksi pelaku yang berjumlah dua orang tersebut terekam CCTV dan dikecam para netizen di media sosial.
.
Baca Juga: Heboh Video Pemotor Jambret Ponsel Bocah di Padang, Warganet Geram

Kapolsek Padang Timur, AKP Afrides Roema mengatakan, korban sampai saat ini belum membuat laporan polisi. Namun pihaknya tetap akan menindaklanjuti kasus ini dan telah melalui olah tempat kejadian perkara.

“Korban belum melapor. Tapi kami sudah melakukan olah tempat kejadian. Pertama itu yang dilakukan. Anak ini sedang bermain handphone di pos ronda, bermain game,” kata Afrides dihubungi langgam.id, Minggu (8/11/2020).

Afrides mengakui dari rekaman CCTV kurang jelas. Tapi pihaknya berupaya dan melakukan penyelidikan identitas pelaku yang diketahui berjumlah dua orang. “Identitas pelaku sedang kami selidiki. Karena dari rekaman CCTV kurang jelas wajah dan nomor pelat kendaraan. Tapi kami upayakan,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau orang tua untuk memperhatikan anaknya dan melarang bermain handphone sendirian. Sebab, kejahatan tersebut muncul karena ada kesempatan. “Ini kelengahan orang tua, membiarkan anak main handphone sendiri. Kejahatan timbul karena ada celah. Jadi niat (kejahatan) itu tidak ada, tapi kesempatan ada,” ujar Afrides.

Sebelumnya, video penjambretan berdurasi 39 detik itu pertama kali diupload oleh akun Instagram @info.minang. Dari rekaman CCTV terlihat dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat warga merah putih tanpa mengenakan helm. Ketika sampai di persimpangan pelaku sempat berhenti.

Kemudian, salah seorang pelaku turun dari kendaraannya dan mendekati seorang bocah yang duduk di depan lapak warung. Dengan sekejap, pelaku merampas handphone si bocah lalu naik ke sepeda motor dan kabur. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre