Polisi Selidiki Keracunan Puluhan Siswa dan Warga di Gunung Sarik Padang

Puluhan siswa SDN 29 Gunung Sariak di Kota Padang, yang sempat keracunan usai makan bakso bakar, sudah mulai masuk sekolah kembali.

Tampak depan dari SDN 29 Gunung Sarik, Kota Padang. [foto: Fuadi Zikri/Langgam.id]

Langgam.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuranji mengamankan penjual bakso yang diduga menjadi penyebab keracunannya puluhan siswa sekolah dasar dan warga di Gunung Sarik, Kota Padang.

Kapolsek Kuranji, AKP Suherman mengatakan, pedagang tersebut diamankan pihaknya untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Diketahui, pedagang itu berinisial K (34).

“Dia kita minta keterangan karena ini kan menyangkut banyak korban. Tadi sudah diperiksa oleh tim penyidik di Mapolsek Kuranji,” ujar Suherman kepada Langgam.id melalui sambungan telepon, Selasa (11/1/2022).

Suherman mengatakan, pedagang tersebut hanya diminta keterangan terkait dagangannya saja.

Pedagang tersebut ungkapnya, tak ditahan dan begitu juga gerobak motor yang dipergunakan untuk jualan. Namun, pihaknya tetap menyita sampel bakso untuk diuji laboratorium oleh BPOM.

Setidaknya ada 30 siswa dan siswi dari SDN 29 Gunung Sarik dan lima warga setempat yang keracunan akibat makan bakso tersebut.

Baca juga: Diduga Keracunan, Puluhan Siswa SDN 29 Gunung Sarik Padang Dilarikan ke Rumah Sakit

Termasuk juga seorang ibu hamil dan balita. Peristiwa itu mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Setiap pasien memiliki gejala yang sama, yaitu mual, muntah, sakit perut dan lemas. Dari para korban, ada yang sudah mulai membaik dan ada pula yang masih dirawat.


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar