Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sosiolog Agama UIN IB Padang nilai pemerintah di Sumbar defensif tanggapi isu terorisme.

Ilustrasi. (Foto: pixabay.com)

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar

Langgam.id- Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 1.125 orang.

“Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi pers Senin (11/4/2022).

Khusus di Sumbar, kata Ramdhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang.

“Anggota mencapai 1.125 anggota di Sumbar. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII,” ujarnya dikutip dari channel Youtube Divisi Humas Polri.

Ia mengatakan, jumlah anggota NII di Sumbar tersebar di Kabupaten Dharmasraya sebanyak 833 orang dan 292 orang di Kabupaten Tanah Datar.

Kata dia, proses rekrutmen anggota NII terstruktur dan sistematis. Warga NII harus melalui 4 tahapan yang mereka sebut pencorakan.

Selan itu, rekrutmen dilakukan tanpa melihat jenis kelamin atau batas usia. “Ini terbukti ditemukan 77 orang anak di bawah umur 17 tahun yang dicuci otak dan dibaiat,” ujarnya.

Ramadhan mengatakan, secara garis besar, jaringan NII di Sumbar lebih berpotensi memberikan ancaman teror.

Kata dia, mereka keinginan untuk mengubah ideologi pancasila dengan ideologi Islam. Mereka juga memiliki hubungan dengan kelompok teror di wilayah Jakarta, Jabar dan Bali

“Mereka siapkan senjata tajam yang disebut dengan nama golok dengan mencari pandai besi,” ujarnya.

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat pengawasan terhadap travel umrah yang belum mengantongi izin operasional.
Kemenhaj Sumbar Akan Tindak Tegas Travel Umrah Tak Berizin
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Mitigasi Banjir, Pemko Padang  Segera Normalisasi Sungai 
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
Kewajiban Sipangka Tol dan Hak Publik untuk Tahu
Habiburokhman Soal Kombes Teddy Cekcok-Pukul Pengendara: Anggota Polri Harusnya Mengayomi
Habiburokhman Soal Kombes Teddy Cekcok-Pukul Pengendara: Anggota Polri Harusnya Mengayomi