Polemik dengan Ketua KPU Sumbar, Pemko Padang Resmi Minta Maaf

Screnshoot video ribut-ribut Ketua KPU Sumbar dan petugas pos Covid-19 di Lubuk Paraku, Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Screnshoot video ribut-ribut Ketua KPU Sumbar dan petugas pos Covid-19 di Lubuk Paraku, Kota Padang. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) meminta maaf secara resmi kepada ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Amnasmen. Hal ini merupakan buntut dari perseteruan Ketua KPU Sumbar dengan petugas Satgas Covid-19 Kota Padang di perbatasan Solok-Padang beberapa waktu lalu.

Sekda Kota Padang Amasrul mengatakan permintaan maaf disampaikan kepada seluruh masyarakat yang selama ini merasa tidak nyaman saat melewati empat pos pemeriksaan Pemko Padang, selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saya atas nama pimpinan diberikan tugas untuk memintaa maaf, bahwa ada kesalahan selama PSBB di empat pintu masuk Padang baik kepada masyarakat maupun kepada bapak Amnasmen,” katanya, Senin (15/6/2020).

Selama ini, Pemko Padang menerapkan penjagaan ketat di empat gerbang masuk Padang. Hal itu hanya bermaksud mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Padang maupun daerah lain di Sumbar. Kebijakan itu bukan bermaksud megganggu warga.

Kemudian khusuh dengan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, juga terjadi insiden dengan salah seorang anak buahnya, Rita Sumarni yang saat itu menjalankan tugas di pos cek perbatasan. Ia waktu itu juga telah memerintahkan Rita Sumarni agar menghapus postingan di Facebook yang memajang video dan KTP Amnasmen.

“Saya sudah suruh hapus waktu itu, saya dengan setulusnya mohon maaf atas kelancangan anak buah saya di lapangan, karena itu juga kesalahan saya karena saya pimpinannya,” katanya.

Ia mengatakan tidak sedikit pun bermaksud menjatuhkan nama baik seseoran. Namun, waktu itu memang ada penerapan kebijakan PSBB.

Pihaknya mengaku belum mengetahui respon dari Ketua KPU. Namun, Pemko Padang melalui kabag hukum terus melakukan upaya pendekatan agar kasus yang kini ditangani Polda Sumbar berakhir dengan perdamaian. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre