Langgam.id – Polda Sumatra Barat (Sumbar) memetakan enam daerah yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Wilayah itu di antaranya Kabupaten Limapuluh Kota, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, Sijunjung, dan Pesisir Selatan.
“Ada enam wilayah di Sumbar yang telah kita petakan. Bersama satuan kewilayahan,” ujar Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, Jumat (14/8/2026).
Andre menyebutkan, pihaknya masih melakukan proses pemetaan kawasan sumber titik api apakah terjadi di perkebunan, permukiman, atau kawasan hutan.
Satuan Samapta di polres jajaran telah diarahkan melakukan mitigasi di wilayah masing-masing antisipasi karhutla tersebut.
“Apapun hasil mitigasi akan dilaporkan secara berjenjang untuk kita tindaklanjuti guna cegah terjadi karhutla,” kata dia.
Selain pemetaan, personel juga melakukan patroli di daerah yang dinilai rawan terdapat hotspot. Patroli dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
“Tim melakukan pengecekan terhadap lokasi titik yang terpantau. Untuk memastikan titik karhutla,” tuturnya. (WAN)





