Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan langkah mitigasi. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan stakeholder.
Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, pihaknya telah mengecek kesiapan peralatan untuk menangani karhutla.
“Kami sudah gelar perlengkapan penanganan karhutla dengan menghadirkan stakeholder,” kata Andre saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).
Selain memastikan kesiapan peralatan, Samapta Polda Sumbar juga mengarahkan satuan Samapta di polres jajaran melakukan mitigasi. Hasil pemantauan di masing-masing wilayah diminta dilaporkan secara berjenjang.
“Satuan Samapta polres jajaran sudah kita kasih jukrah untuk melaksanakan mitigasi terhadap karhutla,” ujarnya.
Kata Andre, laporan dari jajaran akan ditindaklanjuti untuk mencegah terjadinya karhutla. Personel juga diarahkan melakukan patroli di daerah yang rawan terdapat titik api atau hotspot.
“Usaha preemtif, preventif, deteksi ini tetap dijalankan, seperti patroli untuk deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran,” katanya.
Andre menambahkan, mitigasi karhutla membutuhkan kerja sama sejumlah pihak. Penanganannya tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Polri akan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam mencegah karhutla.
“Kami menghimbau masyarakat unrjm berhati-hati dalam menggunakan api, termasuk ketika melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pembakaran lahan,” tuturnya. (WAN)






