PKL Kembali Berjualan di Trotoar Saat Pembongkaran GOR Haji Agus Salim

PKL Kembali Berjualan di Trotoar Saat Pembongkaran GOR Haji Agus Salim

Para PKL kembali berjualan di dalam portal kawasan GOR Haji Agus Salim Padang. (Foto: Fajar Hadiasnyah/Langgam.id)

Langgam.id – Sejumlah pedagang kaki lima atau PKL kembali menempati kawasan trotoar di sekitar GOR Haji Agus Salim, Kota Padang. Padahal, proses pembongkaran stadion telah dimulai. 

Sebelumnya area PKL berjualan tersebut telah ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Para PKL dilarang beraktivitas berjualan. 

Berdasarkan pantauan Langgam.id Kamis (9/7/2026), lapak pedagang masih terlihat berdiri di sepanjang trotoar. PKL yang kembali beraktivitas berjualan makanan hingga minuman.  

Seorang pedagang jus buah, Intan, mengaku sudah kembali berjualan di lokasi tersebut sekitar dua minggu terakhir, meskipun Dispora Sumbar hanya memperbolehkan berjualan di luar portal kawasan GOR Haji Agus Salim.  

“Kami diberitahu boleh berjualan, asalkan di luar portal kawasan GOR Haji Agus Salim,” katanya, Kamis (8/7/2026).

Intan mengatakan, sejak dilakukan penertiban kawasan GOR Haji Agus Salim pada pertengahan Juni lalu, para pedagang sempat berpindah lokasi. 

Ia memilih berjualan di depan SMA Negeri 2 Padang. Namun, omzet penjualannya menurun karena jumlah pengunjung jauh lebih sedikit dibanding saat berjualan di depan pintu utama stadion GOR Haji Agus Salim.

“Saya mulai jualan jus di sini sejak awal 2024. Di kawasan GOR pembelinya lebih ramai karena banyak orang berolahraga dan beraktivitas. Makanya saya ingin tetap bertahan jualan di sini,” ujarnya.

Ia juga menyebut, sejak kembali berjualan di luar kawasan GOR Haji Agus Salim, para pedagang tidak lagi dikenakan biaya kebersihan. Sebelumnya, setiap pedagang membayar retribusi kebersihan sekitar Rp10 ribu per hari kepada pihak Dispora.

Hal serupa disampaikan pedagang dimsum, Putri. Ia mengatakan sebelumnya juga menempati lokasi yang sama sebelum penertiban kawasan GOR pada 15 Juni 2026.

Selama berpindah lokasi, Putri mengaku mengalami penurunan penjualan sehingga akhirnya membuka satu cabang usaha di lokasi lain di Kota Padang agar pendapatannya tetap terjaga.

“Di sini pembelinya memang lebih banyak. Setelah ditertibkan penjualan menurun, jadi saya buka cabang di tempat lain supaya usaha tetap jalan,” katanya.

Meski sebagian PKL telah kembali berjualan di sekitar trotoar GOR Haji Agus Salim, aktivitas pembongkaran sejumlah fasilitas stadion, sebagai bagian dari proses rekontruksi kawasan masih terus berlangsung. (WAN) 

Baca Juga

Melihat Proses Pembongkaran GOR Haji Agus Salim Padang
Melihat Proses Pembongkaran GOR Haji Agus Salim Padang
CFD Tetap Ramai Meski GOR Agus Salim Padang Ditutup, Warga Dukung Rekonstruksi Stadion
CFD Tetap Ramai Meski GOR Agus Salim Padang Ditutup, Warga Dukung Rekonstruksi Stadion
Dispora Sumbar Masih Kaji Lokasi Relokasi PKL GOR Agus Salim
Dispora Sumbar Masih Kaji Lokasi Relokasi PKL GOR Agus Salim
Pedagang Terdampak Rekonstruksi GOR Agus Salim Dapat Lapak Baru 3x4 Meter 
Pedagang Terdampak Rekonstruksi GOR Agus Salim Dapat Lapak Baru 3×4 Meter 
Aktivitas di GOR Haji Agus Salim Masih Normal Jelang Rekonstruksi, Pedagang Menunggu Kepastian
Aktivitas di GOR Haji Agus Salim Masih Normal Jelang Rekonstruksi, Pedagang Menunggu Kepastian
Stadion H. Agus Salim
Rekonstruksi GOR Agus Salim Ditarget Rampung dalam 18 Bulan, Anggaran Capai Rp340 Miliar