Pesisir Selatan Tangkal Tengkes dengan Gemarikan

Gubernur Sumbar: Berdayakan Potensi Daerah untuk Mencegah Stunting

Ilustrasi stunting. [canva]

Langgam.id – Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyebut melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bisa membantu mengatasi stunting atau tengkes di daerah itu.

“Ketika kita bisa meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat berarti secara tidak langsung kita bisa menurunkan angka stunting,” kata Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Riri Lovita, sebagaimana dilansir pada Selasa (11/7/2023).

“Hal ini karena komposisi nutrisi dan protein pada ikan sangat baik untuk kesehatan, pertumbuhan, dan kecerdasan anak,” tambahnya lagi.

Ia menjelaskan gemarikan adalan gerakan nasional yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat seperti institusi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha perikanan, dan masyarakat umum untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat agar gemar memakan ikan.

“Target dari gemarikan ini sebenarnya untuk seluruh masyarakat, tetapi saat ini kegiatan gemarikan lebih kita utamakan kepada balita untuk penurunan stunting dengan melibatkan ibu rumah tangga,” ungkapnya.

Untuk mensukseskan gemarikan tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai macam kegiatan salah satunya seperti melakukan safari gemarikan ke berbagai kecamatan di Pesisir Selatan untuk mensosialisasikan atau menyebarluaskan informasi tentang ikan dan manfaatnya. 

“Kita juga telah bekerjasama dengan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) untuk mensosialisasikan gemarikan tersebut,” sebutnya.

Selanjutnya, pihaknya juga melakukan penguatan edukasi kepada masyarakat dengan mendemonstrasikan masakan olahan berbahan ikan agar menjadi makanan yang menarik untuk dikonsumsi.

“Jadi saat melakukan sosialisasi tersebut, kita mengundang ibu-ibu rumah tangga, harapannya agar mereka bisa membuat makanan olahan berbahan ikan seperti bakso ikan dan makanan olahan ikan lainnya yang menarik agar dikonsumsi dan disukai anak-anak,” tandasnya. (*/Yh)

Baca Juga

Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal 
Lokasi bocah 10 taun hilang terseret arus muara. (Foto: Istimewa)
Pencarian Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Muara di Pesisir Selatan
Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Lubeg Optimalkan Program DASHAT
Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Lubeg Optimalkan Program DASHAT
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak
destinasi wisata
Imbas Bencana, Sektor Pariwisata Pesisir Selatan Terpukul
Sekolah Terdampak Banjir, Ujian Semester MTsN 8 Pesisir Selatan Tetap Berjalan 
Sekolah Terdampak Banjir, Ujian Semester MTsN 8 Pesisir Selatan Tetap Berjalan