Pertama di Tingkat Provinsi, Kepengurusan ADKI Sumbar Resmi Dilantik

Langgam-Pengurus ADKI Sumbar dilantik

Suasana pelantikan pengurus ADKI Sumbar di Auditorium Gubernuran Sumbar. [foto: Rahmadi/langgam.id]

Langgam.id - Kepengurusan Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilantik, Senin (5/7/2021). Kepengurusan ini merupakan pelantikan pengurus pertama tingkat provinsi di Indonesia.

Ketua Umum DPP ADKI Fikri El Aziz langsung melantik Ketua ADKI Sumbar Deni Asra di Auditorium Gubernuran Sumbar.

Pelantikan disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy dan Nasrul Abit sebagai dewan pembina ADKI Sumbar.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno dan Wamendes PDT Budie Ari Setiadi juga menyaksikan pelantikan ini secara virtual. Keduanya juga menjabat sebagai dewan pembina ADKI.

Ketua ADKI Sumbar Deni Asra mengatakan, pihaknya bersyukur atas pelatikan kepengurusan ADKI di Sumbar. Ia mengharapkan adanya sebuah energi dan semangat menciptakan ekonomi kreatif di nagari dan desa di Sumbar.

"Ada nagari, desa, dan kelurahan sebanyak 1.159 semuanya di Sumbar. Artinya dengan kesungguhan dan pesona Sumbar itu akan muncul ekonomi kreatif," katanya.

Menurutnya, ADKI berperan penting dalam membina, mendampingi, dan memberikan pelatihan terhadap potensi ekonomi kreatif.

Ia mengharapkan, dalam pengembangannya juga mendapat dukungan Pemprov Sumbar agar lebih maksimal.

Munculkan 100 Desa Kreatif

Deni menambahkan, bahwa kepengurusan ADKI Sumbar merupakan orang yang profesional dan berkompeten dari berbagai latar belakang. Kemudian, pengurus juga tanpa membawa kepentingan apapun kecuali kepentingan untuk pengembangan ekonomi kreatif di Sumbar.

"Sumbar harus berhasil memunculkan 100 desa kreatif dalam 2 tahun ini. Oleh karena itu kami mohon dukungan Pemprov Sumbar," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ADKI Fikri El Aziz mengatakan, saat ini ADKI hadir di tengah pandemi covid-19 yang masih terjadi. Ia mengharapkan keberadaan ADKI ini bisa menjadi pemecah banyak masalah yang terjadi.

"Harapannya Sumbar sebagai penghasil ekonomi kreatif dan menjadi pilot project bagi daerah lainnya. Kemudian menjadi contoh bagi program ADKI di nasional," katanya.

ADKI menurutnya sudah membina sekitar 325 desa kreatif. Saat ini ADKI punya program membina 1.000 desa kreatif dalam dua tahun ke depan. Sumbar juga akan mengembangkan sebanyak 100 desa kreatif.

"Jadi untuk tahap tahun pertama, ADKI Sumbar akan fokus melakukan pembinaan di tiga daerah kabupaten yang menjadi prioritas. Yaitu Agam, Pesisir Selatan, dan Limapuluh Kota," katanya.

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Langgam.id - Pemekaran nagari di Sumbar tak hanya berampak terhadap banyaknya anggaran dari pusat yang akan digelontorkan melalui Dana Desa.
Tak Hanya Tarik Anggaran Lebih Banyak, Pemekaran Nagari Juga Kurangi Angka Pengangguran
Langgam.id - Sumatra Barat (Sumbar) kini resmi memiliki 1.035 nagari atau di desa yang tersebar di 12 kabupaten dan dua kota.
Sumbar Kini Miliki 1.035 Nagari, Bisa Tarik Anggaran Rp828 Miliar dari Pusat
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Forwana Sumbar menanggapi kepengurusan APDESI yang terpecah menjadi dua kubu.
Penjelasan Forwana Sumbar Soal Dualisme di Tubuh APDESI
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Forwana Sumbar menanggapi kepengurusan APDESI yang terpecah menjadi dua kubu.
Penjelasan Forwana Sumbar Soal Ribuan Kepala Desa Dukung Jokowi 3 Periode
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Di Sumbar terdapat 3 desa/nagari berstatus sangat tertinggal dan 35 desa/nagari tertinggal.
3 Desa/Nagari di Sumbar Berstatus Sangat Tertinggal, 35 Tertinggal
Berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Niat baik Mardiati menghibahkan sebidang tanah pada pemerintah nagari, berbuah hadiah umrah.
Hibah Tanah Seorang Perempuan Sederhana di Agam Berbuah Hadiah Umrah