Peringatan Dini BMKG, Hujan Lebat Melanda Sumbar Sepekan ke Depan

Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, 18-20 Januari 2025.

Ilustrasi hujan lebat [canva]

Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi cuaca ektrem sepekan ke depan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatra Barat (Sumbar).

BMKG mengeluarkan peringatan dini yang berlaku sejak 14-20 September 2021.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan potensi cuaca ekstrem ini terjadi.

Di antaranya seperti fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, gelombang Kevin. Ini penjelasannya:

Gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kevin, kata Guswanto, merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang berperan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Ketiganya diketahui akan aktif di wilayah Indonesia hingga seminggu ke depan.

“MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya,” kata Guswanto.

Fenomena MJO dan gelombang Kelvin bergerak dari arah Samudra Hindia ke arah Samudra Pasifik melewati wilayah Indonesia dengan siklus 30-40 hari pada MJO, sedangkan pada Kelvin skala harian.

Baca juga: Sumbar Masuki Musim Penghujan, BMKG Imbau Warga Siap Siaga

Sebaliknya, fenomena Gelombang Rossby bergerak dari arah Samudera Pasifik ke arah Samudra Hindia dengan melewati wilayah Indonesia.

Sama halnya seperti MJO maupun Kelvin, ketika Gelombang Rossby aktif di wilayah Indonesia maka dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah indonesia.

Suhu muka laut dan anomali suhu muka laut juga terpantau masih hangat di sebagian besar perairan di Indonesia.

Kondisi tersebut juga didukung oleh masih tingginya kelembaban udara di sebagian besar wilayah di Indonesia hingga seminggu ke depan,” ucap dia.

Berdasarkan kondisi yang ada, BMKG memprakirakan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang dalam periode 14-20 September 2021, terdapat di wilayah provinsi berikut:

– Aceh
– Sumatra Utara
– Sumatra Barat
– Bengkulu
– Riau
– Kepulauan Riau
– Jambi
– Sumatra Selatan
– Kepulauan Bangka Belitung
– Lampung
– Banten
– Jawa Barat
– DKI Jakarta
– Jawa Tengah
– Yogyakarta
– Jawa Timur
– Kalimantan Barat
– Kalimantan Tengah
– Kalimantan Timur
– Kalimantan Utara
– Sulawesi Tengah
– Sulawesi Barat
– Sulawesi Utara
– Maluku Utara
– Maluku
– Papua Barat
– Papua

Baca Juga

Meski sempat diguyur hujan beberapa hari yang lalu, namun saat ini kondisi Kota Padang kembali diselimuti kabut tebal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebu
Cuaca Sumbar Hingga 30 Mei: BMKG Prediksi Sejumlah Daerah Alami Hujan Ringan
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu