Perahu Pembawa Kotak Suara Pemilu 2024 Tertelungkup di Perairan Mentawai

Kapal Dagang dari Padang Terbalik di Mentawai

Ilustrasi Kapal Dihantam Gelombang (Foto: Comfreak/pixabay.com)

Langgam.id – Perahu pembawa kotak suara Pemilu 2024 tertelungkup di perairan Mentawai, Kamis (15/2/2024), sekitar pukul 23.00 WIB. Perahu ini berangkat dari Saliguma menuju Saibi.

“Ya benar. Kapalnya dari Saliguma menuju Saibi,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Saudara Halomoan Pardede, saat dihubungi pada Jumat (16/2/2024).

Namun Saudara Halomoan enggan menjelaskan lebih lanjut, sembari mengatakan tunggu pers rilis sehabis magrib nanti.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai Rudi menjelaskan lebih jauh, perahu yang membawa penumpang 10 orang itu, tertelungkup di perairan Saliguma. Menurutnya, kapal tersebut dihantam badai, lalu terhempas di bakau (terbalik sebagian).

“Karena gelombang tinggi, sebagian air masuk ke dalam kapal. Lalu tertelungkup, bukan terbalik. Mulai tenggelam, tapi karena ada bakau jadinya bertumpu ke bakau. Sehingga air bisa dikeluarkan,” ungkap Rudi.

“Kotak suara jumlahnya tak tahu, karena kami fokus penumpang. penumpang 10 orang,” tukasnya.

Setelah tertelungkup, sambungnya, datang bantuan 2 kapal penolong dari Saibi. Lalu, kapal ditarik ke dermaga Saibi. “Tujuannya memang ke Saibi,” pungkasnya. (*/Yh)

Baca Juga

Kombes Teddy Resmi Dilaporkan ke Propam, Korban Beberkan Kronologi Cekcok dan Pemukulan di Jalan
Kombes Teddy Resmi Dilaporkan ke Propam, Korban Beberkan Kronologi Cekcok dan Pemukulan di Jalan
Dirreskrimum Polda Sumbar Klaim Videonya Cekcok dengan Pengendara di Jalan Dipotong
Dirreskrimum Polda Sumbar Klaim Videonya Cekcok dengan Pengendara di Jalan Dipotong
Viral Cekcok Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara di Jalan, Korban Ngaku Dipukul 
Viral Cekcok Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara di Jalan, Korban Ngaku Dipukul 
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Respon Pemprov Terkait Temuan BPK Rp858 Juta pada Proyek Pemeliharaan Masjid Raya Sumbar
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah