Penutupan TdS di Padang, Pemko Siapkan Berbagai Atraksi Kesenian Tradisional

Penutupan TdS di Padang, Pemko Siapkan Berbagai Atraksi Kesenian Tradisional

Penyelenggaraan Tour de Singkaran tahun 2019 (Foto: Dok. Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang telah mempersiapkan berbagai rangkaian agenda kegiatan untuk memeriahkan acara penutupan (closing ceremony) Tour de Singkarak (TdS) 2019. Kegiatan itu akan dipusatkan di lokasi finis etape sembilan di kawasan Danau Cimpago, Kota Padang 10 November 2019.

Sebelumnya, para pembalap akan start di Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Rute etape ini memiliki panjang 107,7 kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait. Mulai pengamanan kepada pihak kepolisian hingga percepatan perbaikan infrastruktur jalan.

“Alhamdulillah persiapan sudah oke, karena memang jauh hari sudah disiapkan. Kita (Padang) memang sebagai etape terakhir dan closing ceremony dalam rangkaian TdS berupaya memberikan yang terbaik,” ujarnya dihubungi langgam.id, Kamis (17/10/2019).

Menurut Arfian, penutupan TdS 2019 tidak akan hanya berkesan bagi masyarakat Kota Padang dan Sumbar, namun juga bagi para pembalap dari berbagai negara. Salah satunya, saat penutupan akan ada penampilan kesenian yang terbaik disuguhkan.

“Penampilan tradisional tetap kita tonjolkan karena merupakan akar budaya kita, yang terbaik yang ditampilkan. Karena memang itu akan menjadi tontonan tidak hanya masyarakat Kota Padang, Sumbar, tapi juga luar negeri,” katanya.

Meskipun telah mempersiapkan berbagai agenda kegiatan dalam penutupan, Pemerintah Kota Padang juga memastikan semua perbaikan infrastruktur jalan sudah rampung sebelum perhelatan. Yang mengkhawatirkan, hanya ada satu titik lokasi.

“Untuk jalan memang ada yang sedikit yang mengkhawatirkan, seperti di kawasan Kampung Kalawi karena ada pengerjaan. Tapi ada jaminan dari Dinas Pekerjaan Umum menjamin bahwasanya menjelang etape 9 ini semua pekerjaan sudah selesai,” ujarnya.

Adapun etape sembilan ini para pembalap Start di Pantai Cerocok, Painan, kemudian melewati kawasan Mandeh, Bungus Teluk Kabung, By Pass, Simpang Kampung Lalang, Kampung Kalawi dan terus ke Ampang lalu masuk pusat kota dan finis di Cimpago.

TdS kali ini untuk di Kota Padang ditiadakan putaran sprint bagi pembalap. Panitia memutuskan hanya satu kali putaran yang langsung menuju kawasan Cimpago. Hal ini agar masyarakat tidak lam menunggu penutupan jalan.

“Kita menghindari itu, karena nanti jadi umpatan bagi masyarakat karena lamanya jalan ditutup. Hanya satu kali putaran lalu finis,” pungkasnya. (Irwanda/ZE)

Baca Juga

KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam