Penjelasan BMKG Soal Fenomena Hujan Es di Cingkariang Agam

Hujan Ekstrem Sumbar, kota padang korban, angin kencang sumbar

Ilustrasi Hujan (Pixels)

Langgam.id – Hujan disertai butiran es terjadi di Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena itu biasanya juga disebut presipitasi.

“Hujan es dalam meteorologi disebut juga hail. Hail merupakan salah satu bentuk jatuhan hidrometeor yang sampai ke permukaan tanah yang disebut juga presipitasi,” kata kepala BMKG GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis, Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, proses terjadinya hujan es atau hail bisa bersumber dari awan Kumulonimbus. Pada awalnya embrio bola es akan bergerak melayang di lapisan atas karena dorongan updraft atau udara naik.

Baca juga: Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Cingkariang Agam

Ketika gaya angkat melemah, embrio bola es turun dan menangkap semua butiran es yang dilaluinya. Embrio bola es itu lalu berkembang membesar

“Adanya gaya gravitasi bumi dan gerakan massa udara turun maka bola es tersebut bergerak jatuh ke permukaan bumi,” kata dia.

Tidak semua massa bola es tersebut sempat mencair sebelum jatuh ke permukaan bumi. Sebagian bola es tersebut berhasil mencapai permukaan bumi dalam bentuk tetap seperti bola es namun dengan ukuran kecil.

“Bola es yang tidak mencair yang berhasil mencapai permukaan bumi inilah yang kemudian kita sebut sebagai hujan es,” ujarnya.

Sebelumnya, Fenomena alam terjadi di Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Daerah ini diguyur hujan lebat disertai butiran es .

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/3/2021) sekitar pukul 16.10 WIB. Warga Jorong Cingkariang, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Vita, mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut.

“Iya tadi ada hujan es, namun tidak lama,” ujar Vita kepada langgam.id.

Lanjut Vita, selain hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, di daerah tersebut juga terjadi angin puting beliung di kawasan persawahan.

“Ada angin puting beliung juga tadi, tapi tidak sampai ke permukiman warga dan hanya terjadi di kawasan persawahan saja,” jelasnya. (*ABW)

Baca Juga

Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Tim SAR berhasil menemukan seorang nenek bernama Syafrida (67)
Nenek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan Selamat, Tim SAR Sempat Terkendala Hujan dan Blank Spot
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Dipicu Batas Tanah Sawah, Wajah Pria di Lubuk Basung Robek Dibacok