Penipuan di Medsos Atas Nama Gubernur Mahyeldi, Masyarakat Diimbau Waspada

Penipuan mahyeldi, mahyeldi sekolah tatap muka

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah [Instagram]

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meminta masyarakat waspada terhadap oknum yang mencoba melakukan penipuan lewat media sosial facebook dengan mengatasnamakan dirinya.

Hal ini disampaikan Mahyeldi lewat akun instagram resminya, Senin (30/8/2021).

“Akhir-akhir ini banyak laporan ke ambo terkait media sosial khususnya facebook yang mengatas namakan Mahyeldi Ansharullah menghubungi dunsanak melalui pesan secara pribadi,” tulis gubernur dalam postingannya.

Baca juga: Sandiaga Sebut Pantai Padang Cocok Jadi Lokasi Surfing untuk Pemula

Mahyeldi menegaskan dirinya tidak pernah menghubungi siapa pun melalui media sosial. Terlebih dengan niat meminta atau menawarkan sesuatu.

“Dalam kesempatan ini ambo ingin menyampaikan bahwa ambo tidak pernah menghubungi dunsanak di media sosial khususnya facebook dalam bentuk mengirim pesan secara pribadi, berinterkasi, meminta dan menawarkan sesuatu apapun,” katanya.

Ia meminta agar ke depan masyarakat lebih berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Mahyeldi Ansharullah

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Gubernur Sumbar Mahyeldi
HUT ke-81 Sumbar, Mahyeldi Ungkap 35 Indikator Pembangunan Masih Perlu Dikebut
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak