Kini Pembuatan Akta Kematian di Padang Panjang Dilakukan Petugas Kelurahan

Kini Pembuatan Akta Kematian di Padang Panjang Dilakukan Petugas Kelurahan

Disdukcapil Padang Panjang Kembali Buka Layanan Tatap Muka. (Foto Diskominfo Padang Panjang)

Langgam.id – Kelurahan Tanah Pak Lambik, Kecamatan Padang Panjang Timur menerapkan inovasi baru dalam pelayanan masyarakat. Kini, akta kematian warga yang meninggal tidak lagi diurus oleh keluarga, melainkan diurus langsung oleh petugas kelurahan.

Selain pembuatan akta kematian warga yang meninggal, petugas kelurahan juga akan mengurus pembuatan Kartu Keluarga (KK) yang baru. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memudahkan urusan administrasi.

“Keluarga yang ditinggalkan tinggal terima bersih, semua surat akan diurus kelurahan. Ini kita lakukan untuk meringankan beban keluarga yang kemalangan,” kata Lurah Tanah Pak Lambik, Junaidi, sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemko Padang Panjang.

Pada prosedur yang berlaku sebelumnya, ketika ada warga yang meninggal dunia, RT akan meminta blanko pelaporan kematian kepada kelurahan untuk kemudian dilakukan pengubahan KK. Prosedur dilakukan secara berjenjang mulai dari RT, Lurah, hingga Catatan Sipil (Capil).

“Sekarang kita permudah, begitu pihak kelurahan mendengar kabar warganya yang meninggal dunia, kita akan langsung berkoordinasi dengan RT setempat. Kita kumpulkan datanya dan langsung dibantu pengurusan ke Dinas Capil untuk pembuatan akta kematian dan KK yang baru,” jelas Junaidi.

Sementara itu, Camat Padang Panjang Timur, Doni Rahman mengatakan ia mengapresiasi inovasi pelayanan ini. Hal ini disampaikan dalam serah terima akta kematian dan KK salah satu warga Kelurahan Tanah Pak Lambik, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu kepada pihak keluarga.

“Inovasi ini luar biasa, semoga saja bisa ditiru oleh daerah lain karena kita semua adalah pelayan masyarakat dan sudah seharusnya memudahkan urusan masyarakat dengan pelayanan yang maksimal,” pungkas Doni.(Farhan/Ela)

Baca Juga

Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Jembatan Kembar Margayasa di Padang Panjang yaitu Margayasa A dan B yang diterjang oleh banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, sudah
BPJN Sumbar: Secara Teknis, Jembatan Kembar Margayasa Masih Layak dan Aman Digunakan
Pemko Padang Panjang mulai menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini dilakukan sebagai
Pemko Padang Panjang Susun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Perkembangan Terkini: Berikut Nama Korban Dampak Galodo di Jembatan Kembar Padang Panjang