Pengunjung Hotel, Rumah Makan, Restoran dan Kafe di Padang Harus Sudah Divaksin 

Langgam.id-vaksinasi

Ilustrasi vaksinasi. [foto: canva.com]

Langgam.id – Pemko Padang mewajibkan semua pegawai hotel, rumah makan, restoran, kafe, mall, supermaket dan mini market sudah divaksinasi.

Tidak hanya pegawai saja, namun juga bagi pengunjung/konsumen hotel, rumah makan, restoran, kafe, mall, supermaket dan mini market sudah harus divaksinasi.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang Nomor: 400.1014/BPBD-Pdg/X/2021 tentang Percepatan Vaksinasi dan Pemberlakuan Aplikasi Peduli Lindungi Pencegahan Pandemi Covid-19.

SE ini ditujukan kepada pelaku usaha hotel/fasilitas hotel. Kemudian, pelaku usaha rumah makan/restoran/restoran cepat saji/kafe. Serta, pelaku usaha mall/plaza/supermaket/mini market.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Padang Hendri Septa mengungkapkan, bahwa aturan ini untuk menindaklanjuti SE Gubernur Sumbar Nomor: 400/993/DAG/IX/2021 tanggal 30 September 2021.

SE Gubernur Sumbar itu perihalnya Pemberlakukan Wajib Vaksinasi Covid-19 pada Mall/Swalayan/Mini Market di Sumbar dalam Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dalam SE Wali Kota Padang bertanggal 11 Oktober 2021 tersebut, ada empat poin yang disampaikan.

Pertama, mewajibkan semua pegawai/karyawan tempat usaha sudah divaksinasi. Termasuk kepada pengunjung/konsumen hotel/fasilitas hotel/rumah makan/restoran/restoran cepat saji/kafe/mall/plaza/supermaket/mini market.

Baca juga: Penetapan PPKM Level 3, Pemko Padang Tunggu Keputusan Pemerintah

Kedua, pelaku usaha menerapkan Aplikasi Peduli Lindungi sebelum pengunjung/konsumen memasuki hotel/fasilitas hotel/rumah makan/restoran/restoran cepat saji/kafe/mall/plaza/supermaket/mini market.

“Serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkap SE tersebut.

Ketiga, untuk pengawasan kegiatan tersebut, dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Padang. Terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD, Satpol PP dan camat masing-masing wilayah.

Keempat, penindakan terhadap pelanggaran Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dilakukan oleh Satpol PP. Kemudian didukung oleh kepolisian dan TNI.

Baca Juga

Setubuhi Anak Bawah Umur, Pria di Sawahlunto Ditangkap Polisi
IRT Curi HP dan Uang Kasir Gudang Rongsokan di Padang, Ditangkap Polisi Bareng Penadah
25 Orang Keracunan Diduga Akibat Jajanan Bakso Tusuk di Pasaman Barat
25 Orang Keracunan Diduga Akibat Jajanan Bakso Tusuk di Pasaman Barat
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!