Pengamat: Usir Penumpang di Transportasi Umum Itu Dilarang

TRANS PADANG

Trans Padang (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Polemik pengusiran salah seorang penumpang bus Trans Padang karena tidak memiliki kartu Brizzi  terus bergulir di media sosial, penggunaan kartu itu menjadi perbincangan orang-orang. Menanggapi hal itu, Pengamat Transportasi Universitas Bung Hatta, Fidel Miro menilai, pengusiran penumpang itu dilarang.

“Itu transportasi umum, mengusir penumpang, dilarang dan tidak boleh sama sekali,” ujarnya saat dihubungi Langgam.id, Sabtu (12/10/2019).

Dikatakan Fidel, beralih dari manual ke elektronik, merupakan upaya yang bagus untuk mempebaiki sistim dan mempermudah layanan. “Cara baru dalam transportasi itu bagus, dengan tujuan supaya transaksi lebih cepat, masyarakat juga harus bisa menerima teknologi baru itu,” jelasnya.

Jika ada penumpang yang belum tahu, kata Fidel, seharusnya tidak diturunkan begitu saja. Pembayarannya bisa dilakukan secara cash terlebih dahulu, sambil memberitahukan selanjutnya untuk pakai kartu Brizzi.

“Kalau tidak tahu, tidak harus diturunkan, bisa terima saja pakai uang cash terlebih dahulu,” ucapnya.

Setiap penumpang, kata Fidel bisa mengurus kartu Brizzi dengan mudah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terdekat. Pengurusan di BRI dilakukan, karena kartu bersifat pribadi dan merupakan milik BRI.

“Jika di halte tidak disediakan, kita masing-masing yang sediakan, kita beli kartu, lalu kita isi, karena kartu milik BRI maka kita pergi ke BRI,” ungkapnya.

Secara umum, menurut Fidel, pengoperasian Trans Padang sudah dilaksanakan dengan baik. Hanya saja, jumlah armada yang dioperasikan belum ideal.

Selain itu, saat ini baru ada satu koridor saja. Pemko Padang harus terus mengambangkan untuk lebih baik. “Jumlah unit busnya masih belum mencukupi, koridor juga masih satu. Dalam perencanaan pemerintah, kita lihat ada, mungkin belum terwujud,” ujarnya. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Wali Kota Padang, Fadly Amran mengungkapkan bahwa gangguan distribusi air saat ini merupakan dampak langsung dari bencana banjir bandang yang
Wako Padang: Seluruh Pihak Bekerja Keras Maksimalkan Distribusi Air Bersih ke Warga
Wali Kota Padang, Fadly Amran menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) di Kampung Talang Pangka, Jembatan Batu Busuk,
Wako Padang Serahkan Kunci Hunian Sementara Bagi Korban Banjir Bandang di Batu Busuk
Pemko Padang Libatkan IMM Dorong Transformasi Digital dan Regenerasi Kepemimpinan
Pemko Padang Libatkan IMM Dorong Transformasi Digital dan Regenerasi Kepemimpinan
Pemko Palu Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Bencana di Padang
Pemko Palu Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Bencana di Padang
Sebanyak 209 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang akhir November lalu akan dibangun di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah,
209 Unit Huntap Bakal Dibangun di Balai Gadang Padang, Pengerjaan Dimulai 26 Januari
Pembebasan Lahan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pj Sekda Padang: Pemko Komit Percepat Prosesnya
Pembebasan Lahan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pj Sekda Padang: Pemko Komit Percepat Prosesnya