Pencarian Pemburu Rusa yang Hanyut di Sijunjung Dihentikan Sementara

Pencarian Pemburu Rusa yang Hanyut di Sijunjung Dihentikan Sementara

Ilustrasi orang tenggelam. [pixabay.com]

Langgam.id – Pencarian terhadap pria yang hanyut di Jorong Kapalokoto, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar) belum membuahkan hasil. Petugas menghentikan sementara pencarian terhadap korban.

“Operasi SAR ditutup sementara dengan hasil nihil,” kata Komandan SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Berburu Rusa, Seorang Warga di Sijunjung Hanyut di Sungai

Dalam pencarian di hari kedua ini, tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara manual dan menggunakan perahu karet. Warga setempat juga membantu pencarian dengan peralatan yang mereka punya.

“Selanjutnya operasi SAR dilanjutkan besok,” ujar Robi.

Sebelumnya, korban diketahui bernama Candra (42) hilang setelah menyeberangi aliran sungai. Korban hanyut saat pulang berburu rusa pada Sabtu (25/9/2021).

Saat menyeberangi sungai, korban membawa rusa hasil buruannya dengan cara dipikul. Namun korban tenggelam dan tak kunjung muncul ke permukaan.

Baca Juga

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Sembilan Penambang Emas Ilegal Meninggal di Sijunjung, Pemprov Sumbar Singgung Kelalaian
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung
9 Orang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas Ilegal Sijunjung
Walhi Ungkap 116 Lokasi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung, Beri Rapor Merah ke Penegak Hukum 
Walhi Ungkap 116 Lokasi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung, Beri Rapor Merah ke Penegak Hukum 
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda