Penampakan Stasiun Pulau Aie Padang yang Hidup Lagi Setelah 44 Tahun Mati Suri

Penampakan Stasiun Pulau Aie Padang yang Hidup Lagi Setelah 44 Tahun Mati Suri

Kondisi Stasuin Pulau Aie Padang. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id – Stasiun Pulau Aie (sebelumnya ditulis Pulau Aia) telah beroperasi kembali beberapa hari belakangan atau sejak Rabu (10/2/2021). Pengaktifan stasiun ini dilakukan pasca mati suri selama 44 tahun silam, yakni pada 1977.

Stasiun ini berada di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Kini masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api rute Stasiun Bandara Internasional Minangkabau ke Stasiun Pulau Aie maupun sebaliknya.

Terdapat 12 jadwal perjalanan Kereta Api Minangkabau Ekpress, di antaranya enam rute dari Stasiun Pulau Aie ke Stasiun Bandara Internasional Minangkabau. Selanjutnya enam rute dari Stasiun Bandara Internasional Minangkabau menuju Stasiun Pulau Aie.

Pantauan langgam.id pada Jumat (12/2/2021), tampak Stasiun Pulau Aie terlihat bersih dan rapi. Berbagai fasilitas tersedia, mulai arena bermain anak hingga pelayanan yang sangat ramah disabilitas.

Baca juga: 44 Tahun Tak Aktif, Stasiun Pulau Aia Padang Kembali Beroperasi

Bangunan khas peninggalan Belanda yang digunakan di Stasiun Pulau Aie masih sangat terasa. Tak lupa juga, stasiun ini sangat menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Saat memasuki pelayanan pembelian tiket, penumpang dapat mencuci tangan dan petugas keamanan selanjutnya akan mengukur suhu tubuh. Ketika memasuki area stasiun, penumpang juga diwajibkan memakai masker.

Lampiran Gambar

Stasuin Pulau Aie. (foto: Irwanda/langgam.id)

Di dalam stasiun, kursi tunggu penumpang diatur sedemikian rupa. Di situasi pandemi ini, tentunya kursi tunggu tersebut dibatasi agar penumpang bisa menjaga jarak satu sama yang lain.

Sejak hari pertama dioperasikan kembali, yakni pada 10 Februari stasuin ini sudah melayani 24 Penumpang dan melonjak pada hari berikutnya yang mencapai 159 penumpang.

Seperti diketaui, Stasiun Pulau Aie Padang kembali beroperasi pada Rabu (10/2/2021) setelah mati suri selama 44 tahun sejak 1977. Pengaktifan kembali stasiun ini diharapkan mempermudah wisatawan yang mendarat di Bandara Internasional Minangkabau untuk mengakses beberapa titik wisata unggulan di Kota Padang.

“Hari ini stasiun ini beroperasi kembali. Kereta Minangkabau Ekspress yang semula melayani rute Bandara Internasional Minangkabau-Padang diperpanjang jadi BIM-Pulau Air,” kata Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Ujang Rusen Permana seperti dikutip dari Tempo.co, Rabu (10/2/2021). (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre