Penampakan Pantai Padang Usai Ditata Satpol PP dan Dinas Pariwisata

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wali Kota Padang kunjungi objek wisata pakai Motor Gede (Moge).

Ilustrasi - Kawasan Wisata Pantai Padang. (Foto: Dok. InfoPublik)

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Namun, tetap saja masih ada yang melanggar aturan di Pantai Padang tersebut.

Langgam.id – Demi keindahan, kenyamanan dan ketertiban di Pantai Padang, berbagai upaya telah dilakukan. Kali ini, Dinas Priwisata dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali turun tangan.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Padang, Mursalim mengatakan, usai ditata, pengawasan di Pantai Padang akan rutin dilaksanakan.

“Setiap hari, akan kita pantau, jika masih ada pelanggaran, akan ditindak tegas,” ujar Mursalim kepada Langgam.id, Senin (31/1/2022).

Dikatakan Mursalim, beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata dan Satpol PP melakukan penertiban di kawasan wisata Pantai Padang. Penertiban itu sebagai upaya menjaga kerapian dan kebersihan pantai.

Menurut Mursalim, para pedagang juag sudah dilarang berjualan di atas trotoar, menggunakan tenda ceper di bibir pantai dan menjejerkan kursi di batu pemecah ombak.

Khusus di sepanjang Pantai Padang hingga Masjid Al-Hakim, kata Mursalim, sudah dilarang berjualan di bibir pantai.

“Kalau di Pantai Muaro Lasak, memang tidak boleh pakai tenda ceper. Karena itu indikasinya rawan digunakan untuk kegiatan yang tidak patut,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang pedagang di Pantai Padang, Efimawati (39) mengatakan, aturan itu memang sudah mulai diterapkan, para pedagang juga diwajibkan menjaga kebersihan.

Namun, kata Efimawati, tetap saja masih ada yang melanggar aturan tersebut. “Kalau pedagang yang nakal, tetap juga memakai payung di pantai,” ujarnya.

Menurut Efimawati, jika penertiban hanya dilakukan berkala, maka kerapian Pantai Padang akan sulit diwujudkan.

“Yang terpenting itu, ada fasilitas khusus untuk pedagang kecil. Baiknya, ada tempat permanen yang disediakan,” ucapnya.

Pedagang lain, Anizar menilai penertiban yang dilakukan di Pantai Padang itu baik.

Menurut Anizar, yang paling penting itu keamanan saat berjualan. “Kalau soal kebersihan ini, kan sudah keharusan kita sebagai pedagang, yang penting kita aman,” katanya.

Lalu, adanya kabar bahwa pedagang akan dilarang berjualan mulai pukul 15.00 WIB – 18.00 WIB, Anizar mengaku tidak ada masalah.

“Kalau aturannya macam itu, kita tidak bisa menentang juga, yang penting dagangan tidak terganggu,” jelasnya.

Lalu, seorang pengunjung Pantai Padang, Rini menilai ada perubahan yang signifikan di kawasan Pantai Padang usai ditata.

“Semoga pengelolaan pantai ini semakin baik,” ujarnya.

Pantauan Langgam.id di lapangan, sudah tidak terlihat lagi pedagang berjualan di atas trotoar. Namun, untuk kawasan Jalan Samudra II, masih terlihat pondok kayu dan terpal yang berdiri di bahu jalan.

Saat ditanya ke Mursalim, menurutnya lokasi itu belum ada arahan untuk ditertibkan.

Baca juga: Satpol PP Bongkar Sejumlah Tenda dan Bangunan di Pantai Padang

“Kalau main langsung, tidak. Itu rentan terjadi konflik, kita juga tidak mau merugikan warga,” katanya. (Nandito Putra)

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre