Pemudik Dilarang Melintas di Jalur Pusat Kota Padang, Ini Alasannya

Pemudik Dilarang Melintas di Jalur Pusat Kota Padang, Ini Alasannya

Ilustarasi mudik (pixabay.com)

Langgam.id - Puncak arus mudik lebaran 1440 Hijriah tinggal menghitung hari. Volume kendaraan yang akan melintas di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) diyakini meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Mengantisipasi kemacetan di jalur pusat Kota Padang, Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang bakal mengarahkan seluruh kendaraan pemudik yang memasuki Kota Padang untuk melewati Jalur Dua Bypass.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya mengatakan, kendaraan pemudik yang datang dari Pekanbaru dan Jakarta tidak diperbolehkan memasuki pusat kota. Baik yang menggunakan mobil pribadi maupun kendaraan umum. Apalagi sampai melintas di jalur padat, seperti pusat perbelanjaan.

"Kami mengarahkan pemudik dari arah Jakarta dan Pekanbaru melintasi Jalur Dua Byapas. Ini untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama dalam kota. Pastinya, pemudik lebih untung lewat Bypass karena tidak akan macet," kata Kompol Asril Prasetya kepada Langgam, Minggu (26/5/2019) malam.

Menurut Asril, volume kendaraan lebaran tahun 2019 ini tidak akan akan meningkatkan tinggi seperti mudik tahun lalu. Namun, pihaknya tetap mempersiapkan berbagai antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas.

Memasuki H-10 ini, peningkatan volume kendaraan baru terjadi di pusat-pusat perbelanjaan. Seperti di Basko Grand Mall, Transmart dan Plaza Andalas.

"Antisipasinya, kami turunkan 75 personel yang disebar di beberapa titik di pusat perbelanjaan. Mereka standby untuk mengatur arus lalu lintas," katanya.

Lebaran tahun ini, Polresta Padang juga mendirikan sebanyak 10 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar beberapa titik jalur pemudik di Kota Padang. Khusus di Jalur Dua Bypas, didirikan tiga pos pengamanan lebaran.

Selain soal arus mudik, Polresta Padang juga menyiapkan pola pengamanan lalu lintas menuju kawasan objek wisata memasuki masa libur panjang. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Salah satunya, untuk objek wisata Pantai Air Manis.

"Menuju pantai air manis ini nanti, akses diberlakukan satu arah, sudah ada perencanaan dengan Dinas Perhubungan.

Pengendara nanti akan masuk melalui jembatan Siti Nurbaya dan keluarnya di simpang enam. Di jalur ini hanya satu arah," tutup Asril. (Irwanda/RC)

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Program Padang Bergoro, Wako Hendri Septa: Sungai Bukan Tempat Buang Sampah
Program Padang Bergoro, Wako Hendri Septa: Sungai Bukan Tempat Buang Sampah
Sampah Menumpuk di Pantai Usai Hujan, Wako Padang Imbau Warga Tak Lagi Buang Limbah ke Sungai
Sampah Menumpuk di Pantai Usai Hujan, Wako Padang Imbau Warga Tak Lagi Buang Limbah ke Sungai
Gerak Cepat Wako Hendri Septa Meninjau Korban Banjir
Gerak Cepat Wako Hendri Septa Meninjau Korban Banjir
Langgam.id - Kasat Pol PP Padang, Mursalim menyebutkan wanita yang videokan aksi penertiban pedagang di Pantai Padang merupakan provokator.
Ditegur Satpol PP, Spanduk "Pengabdi Setan" di Padang Diturunkan
Pemko Padang Segera Berlakukan Kebijakan 5 Hari Sekolah untuk SD dan SMP
Pemko Padang Segera Berlakukan Kebijakan 5 Hari Sekolah untuk SD dan SMP
Mahasiswa Unand Rintis Start-Up untuk Bantu UMKM
Mahasiswa Unand Rintis Start-Up untuk Bantu UMKM