Pemotor di Padang Dioperasi Akibat Diserang Orang Gangguan Jiwa, Pelaku Diamankan

Langgam.id – Seorang pengendara sepeda motor yang mengalami pelemparan batu oleh orang dengan gangguan jiwa telah selesai menjalani operasi di Rumah Sakit Ropanasuri, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Korban bernama Rika Yulda Yurnalis ini menjalani operasi pada jari telunjuk. Saat ini kondisi korban sudah berangsur membaik dan diperbolehkan pulang.

“Sekitar 45 menit menjalani operasi. Sekarang sudah diperbolehkan pulang. Tapi tanggal 1 Februari nanti harus kontrol lagi,” kata Rika kepada langgam.id, Rabu (27/1/2021).

Rika mengungkapkan tulang jari telunjuknya diketahui mengalami pecah. Sehingga proses operasi harus dilakukan pihak rumah sakit.

“Pas kejadian saya dibantu sama bapak bapak-bapak yang kebetulan lewat. Si bapak membawa saya ke bidan, namun karena lukanya dalam, dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Kejadian yang dialami Rika ini berawal saat dirinya mengantar anak ke sekolah pada Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 06.30 WIB. Pas sampai di Jalan Prof Dr. Hamka atau di dekat pabrik Asia Biskuit, Kecamatan Koto Tangah, seorang dengan ganggu jiwa melemparinya dengan batu.

“Setelah sampai di IGD rumah sakit, langsung di ronsen. Ternyata tulang ujung jari telunjuk saya pecah dan harus dioperasi,” ujarnya.

Rika bersyukur pemerintah daerah melalui dinas sosial bergerak cepat melakukan penertiban terhadap orang dengan ganggu kejiwaan. “Alhamdulillah ya (sudah diamankan). Takut juga sama orang gila seperti itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi memastikan penderita gangguan jiwa yang diduga sebagai pelaku pelemparan telah diamankan. Pihaknya melakukan penertiban dengan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Tadi sudah ditangkap, sudah dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang. Yang nangkap Satpol PP, kemudian tadi pakai baju APD bekerja sama dengan dinas kesehatan dan kami,” tegasnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre