Pemko Padang Panjang Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Cabai

Pemko Padang Panjang Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Cabai

Cabai merah. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Langgam.id -- Pemerintah Kota Padang Panjang siapkan langkah antisipasi menyusul naiknya harga cabai di daerah itu. Minggu ini, harga cabai merah, hijau dan rawit kembali naik dari minggu sebelumnya.

Harga cabai merah naik Rp11.250 dari Rp58.125 menjadi Rp69.375/kg. Kenaikan ini sudah empat minggu berturut-turut.

"Harga cabai merah ini sudah jauh di atas HAP (Harga Acuan Penjualan) yang hanya sebesar Rp55.000/kg. Penyebab naiknya adalah gagal panen di sejumlah sentra produksi cabai merah di Pulau Jawa," ujar Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, dikutip dari Kominfo, Minggu (12/11/2023).

Dikatakannya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang Panjang sudah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasinya. Di antaranya sudah melaksanakan kerja sama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Sumatera Barat untuk operasi pasar cabai merah. TPID juga sudah mencari informasi pembanding dari daerah-daerah sentra produksi hortikultura di Sumbar.

"Selain itu, kami mengimbau agar masyarakat mencari barang substitusi untuk cabai merah. Seperti mengonsumsi cabai hijau, bon cabai dan semacamnya. Kami juga kembali menginisiasi Gerakan Tanam Cabai di pekarangan dan di KWT-KWT (kelompk wanita tani) yang aktif," ujarnya.

Dari pemantauan di Pasar Pusat Padang Panjang, selain cabai merah, cabai hijau juga naik Rp5.000 dari Rp39.500 menjadi Rp44.500/kg. Cabai rawit naik Rp14.875 dari Rp54.500 menjadi Rp69.375/kg.

Bawang merah juga naik empat minggu berturut-turut, minggu ini naik Rp8.125 dari Rp22.750 dan menjadi Rp30.875/kg. Daging ayam broiler naik Rp125 dari Rp24.250 menjadi Rp24.375/kg. Telur ayam ras naik Rp600 dari Rp27.400 menjadi Rp28.000/kg.

Kacang kedelai naik Rp250 dari Rp13.000 menjadi Rp13.250/kg. Ikan asin teri naik Rp1.250 dari Rp87.500 menjadi Rp88.750/kg. Buncis naik Rp3.000 dari Rp13.000 menjadi Rp16.000/kg dan udang naik Rp2.500 dari Rp97.500 menjadi Rp100.000/kg.

“Sementara itu sejumlah harga komoditas terpantau stabil. Di antaranya beras kualitas I stabil Rp17.125/kg, beras kualitas II Rp16.188/kg, beras kualitas III Rp15.375/kg, gula pasir Rp17.000/kg. Bawang putih stabil Rp34.125/kg, daging sapi Rp142.500/kg, minyak goreng curah Rp15.000/kg serta ikan kembung Rp65.000/kg,” ungkapnya.

Sedangkan komoditi yang turun harga, kata Putra, di antaranya telur itik dari Rp34.200 menjadi Rp33.000/kg dan jagung pipilan dari Rp8.000 menjadi Rp7.750/kg.

"Perlu diketahui, setiap Jumat tim tetap melakukan Operasi Pasar Beras. Termasuk Warung Sembako Murah, kerja sama Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dengan Bulog dan Koperasi Serambi Mekkah. Termasuk salah satu upaya yang dilakukan untuk beras ini adalah rencana penyaluran Cadangan Beras Pemerintah yang merupakan program bantuan dari Bapanas," tuturnya. (*/Fs)

Baca Juga

Perampokan Dramatis di Agen Brilink Dharmasraya: Penyanderaan, Luka Tembak, dan Uang Raib
Perampokan Dramatis di Agen Brilink Dharmasraya: Penyanderaan, Luka Tembak, dan Uang Raib
Setelah berkas acara pemeriksaan dinyatakan lengkap, Polda Sumbar melimpah tersangka dan barang bukti gadis penjual gorengan
In Dragon, Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Penjual Gorengan Segera Disidang
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sumbar mencatat sebanyak 12 daerah di Sumatra Barat terpapar PMK
103 Kasus PMK Ditemukan pada 12 Daerah di Sumbar dari November 2024-12 Januari 2025
Sempat tertinggal 1-0 dari Borneo FC pada babak pertama putaran kedua Liga 1 BRI Indonesia, Semen Padang FC balas skor jadi 1-3.
Berhasil Comeback, Semen Padang FC Keluar Zona Degradasi Usai Hajar Borneo
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Presiden RI, Prabowo Subianto telah berlangsung sejak 6 Januari 2025 lalu. Beberapa daerah di Sumbar
Belum Dilaksanakan, Program Makan Bergizi Gratis di Padang Tunggu Arahan Pusat
Ilustrasi Remaja meninggal
Dua Orang Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pesisir Selatan